Mahasiswa Filipina Belajar di UHO, Dua Fakultas Perkuat Kolaborasi Internasional

1 day ago 15

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) memperkuat kerja sama akademik internasional melalui Student Exchange and General Lecture Program yang melibatkan dosen dan mahasiswa dari Filipina. Kegiatan tersebut digelar di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UHO, Kamis (10/9/2026), dan diikuti ratusan mahasiswa serta dosen FEB dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UHO.

Dekan FEB UHO, Prof. Dr. La Ode Anto, S.E., M.Si., Ak., CA., mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kerja sama internasional, sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman lintas negara.

Menurutnya, kegiatan pertukaran pelajar dan kuliah umum memberikan kesempatan kepada mahasiswa UHO maupun peserta dari Filipina untuk saling mengenal perspektif akademik, budaya, pendidikan, hingga kehidupan sosial di masing-masing negara.

“Program ini lebih dari sekadar kegiatan akademik. Ini merupakan wujud komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi internasional, pertukaran akademik, pemahaman budaya, serta kompetensi global,” ujar La Ode Anto.

Ia menuturkan, selama mengikuti program, peserta dari Filipina tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga berkesempatan mengenal budaya dan kehidupan masyarakat di Indonesia. Pengalaman tersebut dinilai dapat memperluas wawasan sekaligus mendukung perkembangan pribadi dan profesional mahasiswa.

Kerja sama FEB dan FISIP UHO dengan sejumlah mitra dari Filipina, di antaranya Department of Education (DepEd) Division of Benguet, University of Baguio, Benguet State University, dan Saint Louis University, menjadi langkah untuk memperluas jejaring akademik kedua negara.

La Ode Anto berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada kegiatan pertukaran pelajar dan kuliah umum. Menurutnya, hubungan yang telah terbangun dapat dikembangkan melalui berbagai program akademik lainnya.

“Kami berharap program ini menjadi fondasi bagi kolaborasi yang lebih luas di masa depan, termasuk penelitian bersama, pertukaran dosen, mobilitas mahasiswa, konferensi internasional, dan berbagai kegiatan akademik lainnya,” katanya.

Sementara itu, Dekan FISIP UHO, Prof. Dr. H. Eka Suaib, M.Si., menyambut baik kehadiran delegasi Filipina di UHO. Ia berharap para mahasiswa yang mengikuti program tersebut tidak sekadar menjadi pengunjung, tetapi dapat terlibat dalam kehidupan akademik selama berada di UHO.

Eka mengatakan peserta akan mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran bersama mahasiswa dan dosen UHO. Interaksi tersebut diharapkan menjadi ruang untuk bertukar pengalaman, berdiskusi, serta memahami perbedaan dan persamaan antara mahasiswa Indonesia dan Filipina.

Selain kegiatan akademik, para peserta juga didorong mengenal lebih dekat kondisi sosial dan budaya Sulawesi Tenggara, termasuk perkembangan Kota Kendari. Hal itu dinilai dapat memberikan pengalaman langsung mengenai hubungan antara pembangunan ekonomi, kehidupan masyarakat, perkembangan perkotaan, dan lingkungan.

“Setiap interaksi selama program ini dapat menjadi pelajaran berharga, setiap perbedaan dapat menjadi kesempatan untuk memahami satu sama lain, dan setiap hubungan yang dibangun dapat menjadi jembatan bagi kerja sama di masa depan,” ujarnya.

Eka berharap program tersebut memberikan pengalaman akademik dan budaya yang bermakna bagi seluruh peserta, sekaligus memperkuat hubungan antara UHO dan mitra pendidikan di Filipina.

Ia juga mengajak mahasiswa UHO untuk aktif berinteraksi selama program berlangsung. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam membangun hubungan akademik dan persahabatan yang dapat berlanjut pada kerja sama di masa mendatang.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|