SULTRAKINI.COM: KENDARI – Penguatan kapasitas perempuan menjadi perhatian Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kendari melalui Pelatihan Soft Skill Strategis untuk Kepemimpinan Perempuan Tahun 2026. Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan keterampilan komunikasi, kepercayaan diri, serta kemampuan anggota DWP dalam mengembangkan potensi diri.
Pelatihan tersebut dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, S.H., M.Si., di Ruang Rapat Serbaguna Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan ini diikuti 140 peserta yang merupakan anggota DWP. Selain pelatihan, agenda tersebut juga dirangkaikan dengan perlombaan fashion show yang diikuti perwakilan kecamatan se-Kota Kendari.
Sekda Kota Kendari Amir Hasan mengatakan, penguatan soft skill menjadi bagian penting dalam membangun kepemimpinan perempuan yang mampu berkomunikasi, beradaptasi, dan mengambil peran secara positif.
Menurutnya, perempuan memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah, baik di lingkungan keluarga, organisasi maupun masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas perlu terus dilakukan agar perempuan semakin percaya diri dalam menjalankan perannya.
“Penguatan kemampuan soft skill sangat penting dalam membangun kepemimpinan perempuan yang mampu berkomunikasi, beradaptasi, dan mengambil peran secara positif,” kata Amir Hasan.
Ia berharap pelatihan tersebut dapat memberikan bekal bagi anggota DWP untuk mengembangkan potensi, membangun kepribadian yang lebih baik, serta meningkatkan kemampuan dalam berbagai bidang.
Ketua DWP Kota Kendari, Hj. Hasria, S.KM., M.AP., mengatakan kegiatan ini menjadi momentum untuk menambah wawasan dan keterampilan peserta, khususnya dalam membangun kepribadian positif serta kemampuan berbicara di depan umum.
Pelatihan menghadirkan Reni Emilda Susana, I.T., S.Sos., MM., yang membawakan materi “Bersinar di Dalam Membangun Kepribadian Positif”. Sementara Fitriyanti, M.Keb., C.MC., C.PS., GMC., CPSE., menyampaikan materi “Public Speaking untuk Pengembangan Diri”.
Kedua materi tersebut diharapkan membantu peserta meningkatkan rasa percaya diri, membangun karakter positif, serta memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari maupun organisasi.
Selain pelatihan, perlombaan fashion show menjadi ajang kreativitas sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota DWP dari berbagai kecamatan. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Kecamatan Mandonga meraih juara pertama dengan nilai 204, disusul Kecamatan Wua-Wua dengan nilai 193 dan Kecamatan Baruga dengan nilai 183.
Kecamatan Kambu menempati posisi keempat dengan nilai 182, Kecamatan Abeli di posisi kelima dengan nilai 175, dan Kecamatan Nambo di posisi keenam dengan nilai 122. Kegiatan ditutup dengan pemberian apresiasi kepada para pemenang sebagai bentuk penghargaan atas kreativitas dan partisipasi peserta.
Laporan: Andi Mahfud

8 hours ago
5

















































