PT Vale IGP Pomalaa Gelar Edukasi K3 di USN Kolaka melalui Program Vale Goes to Campus

9 hours ago 4

SULTRAKINI.COM: KOLAKA-Sebagai salah satu wujud implementasi peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) IGP Pomalaa menggelar kegiatan edukasi K3 “Vale Goes to Campus” dengan tema Membangun Ekosistem Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif di Auditorium Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Senin (9/2/2026).

Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman dasar mengenai pentingnya keselamatan, baik di lingkungan kampus maupun di dunia kerja mendatang. Edukasi K3 tersebut dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas.

Materi dasar K3 dibawakan langsung oleh Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Muda Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Tenggara, Febrianti, secara lugas dan mendapat atensi dari mahasiswa maupun dosen.

Senior Coordinator Occupational Health & Industrial Hygiene Analyst PT Vale IGP Pomalaa, dr. Aditya Hafria Vanani, mengatakan bahwa K3 bukan hanya berlaku bagi pekerja di sektor industri berat seperti pertambangan. Lingkungan kampus juga memiliki potensi bahaya, mulai dari fasilitas gedung hingga pengelolaan limbah.

“K3 bukan hanya untuk orang yang bekerja di sektor pertambangan, tetapi di kampus pun perlu menerapkan standar keselamatan. Tujuannya sederhana, yakni mencegah penyakit akibat kerja dan meminimalisir kecelakaan kerja. Program ini merupakan amanat dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian ESDM. Setiap perusahaan diwajibkan melakukan sosialisasi atau kampanye K3 selama Bulan K3, tidak hanya di internal perusahaan, tetapi juga di lingkungan eksternal,” ujarnya.

Ia berharap ilmu K3 tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Selain itu, para peserta diharapkan menjadi agen perubahan dengan menularkan ilmu yang diperoleh kepada orang-orang di sekitar mereka.

“Secara teori, kalau kita hanya membaca atau menghafal, mungkin hanya 10–20 persen ilmu yang terserap. Namun, jika kita membagikan ilmu tersebut kepada orang lain, pemahaman kita akan semakin kuat dan lebih melekat,” terangnya.

Melalui kegiatan ini, PT Vale berharap budaya K3 dapat menjadi gaya hidup di masyarakat sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman dan selamat bagi semua pihak.

Senior Operational & Risk Analyst PT Vale IGP Pomalaa, Alex Lebukan, mengatakan kegiatan edukasi K3 ini menyasar mahasiswa agar mereka memiliki pengetahuan dasar terkait K3 sebelum terjun ke dunia kerja.

“Setidaknya semua jurusan harus memiliki pemahaman dasar K3, karena sejalan dengan profil perusahaan bahwa kehidupan dan keselamatan adalah hal yang sangat penting. Keselamatan adalah prioritas,” katanya.

Menurutnya, apabila mahasiswa terbiasa menerapkan budaya K3 dalam kehidupan sehari-hari, maka ketika bergabung dengan perusahaan, mereka sudah siap menerapkannya.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni USN Kolaka, Qammadin, mengapresiasi kegiatan Vale Goes to Campus. Ia menilai pentingnya K3 bagi mahasiswa bukan hanya sebagai persiapan menghadapi dunia kerja, tetapi juga untuk keselamatan selama masa studi.

“Mahasiswa sering terpapar risiko yang serupa dengan pekerja profesional, terutama saat berada di laboratorium, bengkel, atau lokasi penelitian lapangan. K3 adalah tentang perilaku. Jika mahasiswa terbiasa menerapkan standar keselamatan sejak di bangku kuliah, hal ini akan menjadi budaya yang melekat,” jelasnya.

Salah satu mahasiswa Fakultas Sainstek, Fitriani, mengaku senang mengikuti edukasi K3 yang digelar PT Vale. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan wawasan baru dan membuatnya lebih waspada dalam beraktivitas.

“Saya menjadi tahu apa itu K3 dan dampaknya jika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jika K3 dijadikan prinsip hidup, kecelakaan dapat diminimalisir,” katanya.

Hal senada disampaikan Akmar, mahasiswa Fakultas Teknik Sipil. Ia menilai ilmu K3 sangat berguna, terutama saat memasuki dunia kerja.

“Saya berterima kasih kepada PT Vale yang telah menggelar peringatan Bulan K3 dengan cara mengedukasi mahasiswa. Dengan memahami dan menerapkan K3 dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat memitigasi potensi bahaya di sekitar,” ujarnya.

Laporan: Anti

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|