Rektor UMK di UHO Tekankan Persatuan sebagai Kunci Kebangkitan Pascadinamika Kampus

5 hours ago 5

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari), Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin, M.Sc., IPU., ASEAN Eng., menekankan pentingnya persatuan dan rekonsiliasi di lingkungan perguruan tinggi dalam sambutannya pada kegiatan Halal Bihalal Universitas Halu Oleo (UHO), Kamis (16/4/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Bersih Hati, Erat Silaturahmi, Maju Bersama UHO” tersebut berlangsung di Auditorium Mokodompit dan dihadiri ratusan peserta, mulai dari dosen UHO, Universitas Sembilanbelas November Kolaka (USN), Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), hingga para pejabat struktural di lingkungan kampus.

Dalam sambutannya, Prof. Nurdin mengawali dengan ajakan untuk senantiasa menjaga kesehatan dan semangat dalam menjalankan aktivitas akademik. Ia juga mengapresiasi kerja sama lintas perguruan tinggi yang selama ini telah terjalin, termasuk kolaborasi dalam pengembangan program akademik dan transformasi digital.

Ia menyampaikan bahwa perkembangan institusi pendidikan tinggi saat ini menunjukkan tren positif, baik dari sisi peningkatan jumlah program, penguatan struktur kelembagaan, hingga pengembangan sumber daya manusia dosen.

“Upaya peningkatan kualitas dosen terus dilakukan, termasuk melalui program studi lanjut. Hal ini menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan universitas secara berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya menjaga keharmonisan internal kampus, khususnya pasca dinamika kontestasi yang pernah terjadi. Menurutnya, rekonsiliasi menjadi kunci utama dalam membangun kembali kekuatan kolektif.

“Kita harus mampu memilih mana yang baik dan mana yang tidak, serta menjaga sikap agar tidak terjebak pada perpecahan. Persatuan adalah fondasi utama dalam membangun institusi yang kuat,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa peran pimpinan bukan sekadar menjalankan fungsi administratif, tetapi juga memastikan terciptanya suasana kondusif dan harmonis di lingkungan kampus.

“Jika keberadaan kita justru memicu perpecahan, maka perlu dievaluasi. Namun jika mampu menjadi perekat, maka itu harus terus dijaga,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengapresiasi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara UHO dengan USN Kolaka dan UMK sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi antarperguruan tinggi di Sulawesi Tenggara.

Menurutnya, kerja sama tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata komitmen bersama dalam membangun pendidikan tinggi yang lebih maju dan kompetitif.

Selain itu, ia menjelaskan makna tema “bersih hati” yang diangkat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, bersih hati mencerminkan sikap menjauhkan diri dari sifat iri, dengki, merasa paling benar, dan egoisme yang berlebihan.

“Nilai-nilai inilah yang harus kita bangun bersama agar tercipta lingkungan akademik yang sehat dan saling mendukung,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Prof. Nurdin mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus menjaga silaturahmi, memperkuat kolaborasi, serta berkomitmen membawa kampus menuju arah yang lebih baik.

Kegiatan Halal Bihalal ini berlangsung meriah dan diakhiri dengan sesi salam-salaman sebagai simbol saling memaafkan dan mempererat kebersamaan antar peserta.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|