Wagub Sultra Tekankan Pentingnya Kompetisi sebagai Bekal Siswa Hadapi Dunia Nyata

3 hours ago 4

SULTRAKINI.COM: KENDARI — Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, menegaskan bahwa ajang kompetisi seperti iSmart Competition memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk kesiapan siswa menghadapi dunia nyata kegiatan ini gelar di MAN Insan Cendekia kendari pada Kamis, 16 April 2026.

Menurutnya, kompetisi bukan sekadar bagian dari proses pendidikan, melainkan menjadi tolok ukur hasil pembelajaran yang telah diperoleh siswa, baik dari sisi keterampilan (skill) maupun pengetahuan (knowledge).

“Ini sangat penting, karena melatih siswa berkompetisi pada hasil pendidikan, bukan sekadar perencanaan. Ketika mereka mampu tampil, itu berarti kemampuan mereka sudah siap untuk dikompetisikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengalaman berkompetisi akan menjadi bekal penting bagi siswa sebelum terjun ke kehidupan nyata. Melalui ajang tersebut, siswa tidak hanya diuji secara akademik, tetapi juga secara mental dan kepercayaan diri.

“Sebentar lagi mereka akan masuk ke dunia realita. Dari sini mereka mulai menciptakan realitasnya sendiri. Jika sudah terbiasa berkompetisi dan meraih prestasi, maka ke depan mereka berpotensi berhasil di berbagai bidang,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan dalam kompetisi dapat menjadi indikator kesiapan siswa untuk berkiprah, baik di dunia bisnis, politik, bahasa, maupun keagamaan.

“Kalau sudah terlatih, saya yakin mereka bisa menjadi pebisnis, politisi, penerjemah, maupun tokoh agama yang baik, karena semuanya sudah terbentuk dalam pola pikir dan tinggal diwujudkan dalam kehidupan nyata,” tambahnya.

Terkait dukungan pemerintah, Hugua menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus mendorong penguatan sarana pendidikan, khususnya di bidang riset. Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran daerah (APBD), pihaknya tetap berupaya memberikan dukungan yang maksimal.

“Kita butuh fasilitas yang mendukung, terutama laboratorium riset. Di sana siswa bisa melakukan pengukuran dan penelitian, baik secara kuantitatif maupun kualitatif,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala MAN Insan Cendekia Kendari, Ismail Z. Betawi, menjelaskan bahwa iSmart Competition merupakan ajang pengembangan kreativitas serta bakat dan minat siswa, khususnya di tingkat madrasah aliyah.

Menurutnya, sebagai madrasah unggulan, MAN IC Kendari membina siswa melalui berbagai pendekatan, sehingga diperlukan wadah untuk menyalurkan kemampuan tersebut sekaligus membangun kepercayaan diri.

“Visi madrasah adalah mencetak pemimpin yang mampu mengenali potensi diri dan memengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan bersama,” ujarnya.

Ia juga menyebut bahwa materi dalam kompetisi telah tervalidasi dan iSmart Competition telah terdaftar di Pusat Prestasi Nasional. Dengan demikian, sertifikat yang diperoleh peserta memiliki nilai tambah, termasuk sebagai pertimbangan dalam melanjutkan pendidikan.

Kompetisi ini diikuti oleh siswa tingkat kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara, dengan keterwakilan dari berbagai daerah, termasuk Baubau. Partisipasi tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan diri siswa untuk bersaing di tingkat yang lebih luas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga mampu menjadikan kompetisi sebagai sarana refleksi diri untuk mengenali dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|