Pendaftaran SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi Tinggal Dua Hari, Calon Siswa Diminta Manfaatkan Posko Layanan

7 hours ago 6

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tenggara mengimbau masyarakat Kabupaten Buton Tengah yang berminat mendaftar di Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) agar segera memanfaatkan sisa waktu pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 yang akan berakhir pada 27 Juli 2026.

Untuk membantu calon peserta didik yang mengalami kendala dalam proses pendaftaran, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buton Tengah membuka dua posko layanan, yakni di SD Negeri 1 Mawasangka dan SD Negeri 8 GU.

Masyarakat yang mengalami kesulitan melakukan pendaftaran secara daring diminta membawa seluruh dokumen persyaratan dan mendatangi posko terdekat agar mendapat pendampingan dari petugas.

Kepala BPMP Sulawesi Tenggara, Junaiddin Pagala, mengatakan Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan salah satu program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu dan berkelanjutan di daerah.

Menurutnya, SNT bukan sekadar sekolah baru, melainkan sebuah ekosistem pendidikan yang mengintegrasikan jenjang SMP dan SMA dalam satu tata kelola sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara berkesinambungan.

“Melalui Sekolah Nasional Terintegrasi, pemerintah ingin memastikan pemerataan mutu pendidikan. SNT diharapkan menjadi pusat pembelajaran yang mampu mengembangkan potensi peserta didik sekaligus menjadi rujukan peningkatan kualitas pendidikan bagi sekolah-sekolah di sekitarnya,” kata Junaiddin.

Ia menambahkan, Kabupaten Buton Tengah menjadi salah satu daerah di Indonesia yang mendapat kepercayaan sebagai lokasi penyelenggaraan SNT pada tahap awal implementasi program tersebut. Kehadiran SNT diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendidikan berkualitas tanpa harus melanjutkan pendidikan ke luar daerah.

Sementara itu, Widyaprada BPMP Sulawesi Tenggara, Irene Irawati Arsanti, menjelaskan bahwa proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SNT dilaksanakan secara terbuka dan berbasis prestasi.

Menurut Irene, penerimaan dilakukan untuk Kelas VII SMP dan Kelas X SMA, dengan daya tampung masing-masing dua rombongan belajar yang berisi 20 peserta didik. Sehingga total daya tampung tahun ajaran 2026/2027 sebanyak 80 peserta didik, dengan rincian 40 jenjang SMP dan 40 jenjang SMA.

“Seleksi dilakukan melalui jalur akademik dan nonakademik. Penilaian tidak hanya melihat nilai rapor, tetapi juga Tes Kemampuan Akademik (TKA), prestasi akademik maupun nonakademik, serta kelengkapan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Irene.

Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir apabila mengalami kendala saat melakukan pendaftaran secara daring karena panitia telah menyiapkan posko layanan untuk membantu proses registrasi.

“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan dua posko yang telah disediakan. Petugas akan membantu mulai dari pengecekan dokumen hingga proses pendaftaran sehingga diharapkan seluruh calon peserta didik yang memenuhi syarat dapat mengikuti seleksi dengan baik,” ujarnya.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, pendaftaran SPMB SNT berlangsung hingga 27 Juli 2026, dilanjutkan proses seleksi pada 28–31 Juli 2026, pengumuman hasil seleksi 3 Agustus 2026, serta daftar ulang pada 4–7 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut di hadiri Bupati Buteng, Dr. H. Azhari bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buton Tengah, Kepala Sekolah jenjang SMP dan SMA se-Kabupaten Buton Tengah berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut sehingga seluruh kuota penerimaan murid baru di Sekolah Nasional Terintegrasi dapat terisi oleh peserta didik terbaik dari daerah.

Laporan: Riswan

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|