Basarnas Cari Warga Muna yang Hilang Saat Pasang Jerat Ayam Hutan

23 hours ago 14

SULTRAKINI.COM: MUNA – Seorang warga Desa Wuna, Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna, La Baadi (63), dilaporkan hilang setelah pergi memasang jerat ayam hutan pada Kamis, 3 September 2026. Hingga Sabtu (5/9), pencarian yang dilakukan keluarga dan warga belum membuahkan hasil.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari menerima laporan kondisi membahayakan manusia tersebut pada pukul 15.40 Wita. Informasi disampaikan Abdul Kadir, keponakan korban.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna diberangkatkan menuju lokasi kejadian perkara (LKP) pada pukul 16.05 Wita untuk memberikan bantuan pencarian dan pertolongan.

Jarak tempuh dari Unit Siaga SAR Muna menuju lokasi kejadian diperkirakan sekitar 34 kilometer. Pencarian dilakukan setelah pihak keluarga dan warga sebelumnya berupaya menemukan korban di sekitar lokasi terakhir ia memasang jerat.

Berdasarkan kronologi yang diterima, La Baadi pergi memasang jerat ayam hutan pada Kamis (3/9) sekitar pukul 07.00 Wita. Namun, hingga keesokan harinya, korban belum kembali ke rumah.

Keluarga dan warga kemudian melakukan pencarian di sekitar hutan Desa Wuna. Dalam pencarian tersebut, mereka hanya menemukan tempat air minum dan kotak rokok milik korban.

Pencarian oleh keluarga dan warga masih terus dilakukan dengan hasil nihil hingga laporan tersebut diterima KPP Kendari. Tim SAR selanjutnya bergerak untuk membantu upaya pencarian korban.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S., menyebut operasi SAR melibatkan SMC dan staf, Unit Siaga SAR Muna, aparat desa setempat, warga sekitar, serta keluarga korban.

“Unsur yang terlibat dalam pencarian terdiri dari SMC dan staf SMC, Unit Siaga SAR Muna, aparat desa setempat, warga sekitar, serta keluarga korban,” demikian keterangan Amiruddin A.S. dalam laporan perkembangan operasi SAR.

Dalam operasi tersebut, tim menggunakan rescue car, peralatan SAR medis, peralatan evakuasi, peralatan komunikasi, serta perlengkapan pendukung keselamatan lainnya.

Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah berawan, dengan kecepatan angin sekitar 14 kilometer per jam dari arah timur laut berdasarkan informasi BMKG. Perkembangan selanjutnya terkait pencarian La Baadi akan disampaikan KPP Kendari.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|