SULTRAKINI.COM: KENDARI – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Kendari terus memperkuat kiprahnya di tingkat internasional. Melalui kunjungan kerja ke Filipina pada 20–24 Juli 2026, LPPM memperluas jejaring kemitraan sekaligus melaksanakan penelitian kolaboratif bersama sejumlah institusi pendidikan di negara tersebut.
Delegasi LPPM IAIN Kendari dipimpin Ketua LPPM, Dr. Abdul Kadir, M.Pd., didampingi Muh. Kurniawan R., M.Pd. Kunjungan selama empat hari itu difokuskan pada penguatan kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut ialah pelaksanaan penelitian internasional bertema Ecotheology yang melibatkan sekolah dan madrasah di Indonesia serta Filipina. Penelitian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kajian lingkungan yang dipadukan dengan nilai-nilai keagamaan melalui kolaborasi lintas negara.
Ketua LPPM IAIN Kendari, Dr. Abdul Kadir, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang telah dibangun bersama Department of Education (DepEd) Benguet melalui penandatanganan MoU dan MoA pada 2025.
“Melalui kunjungan ini, LPPM tidak hanya melanjutkan kerja sama yang telah terbangun, tetapi juga memperluas jejaring internasional dengan sejumlah institusi pendidikan di Filipina. Kolaborasi ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan tridarma perguruan tinggi di tingkat internasional,” ujarnya.
Selain melanjutkan kemitraan dengan DepEd Benguet, LPPM IAIN Kendari juga memperluas kerja sama dengan La Consolacion College Biñan, La Consolacion College Tanauan, dan Cordillera Career Development College (CCDC). Delegasi juga membuka pembahasan kerja sama baru dengan Benguet State University.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman di La Consolacion College Tanauan pada 21 Juli 2026, kemudian dilanjutkan di Cordillera Career Development College pada 23 Juli 2026. Kesepakatan tersebut menjadi landasan pengembangan berbagai program kolaboratif yang akan dijalankan secara berkelanjutan.
Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi penelitian kolaboratif bertema interfaith, publikasi dan pengelolaan jurnal ilmiah, pelatihan akademik, Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), hingga pembelajaran Bahasa Tagalog bagi sivitas akademika kedua negara.
Selain itu, kedua belah pihak juga membahas peluang pertukaran dosen dan mahasiswa, program dosen tamu, penelitian bersama, serta akses beasiswa internasional. Program-program tersebut diharapkan mampu memperluas pengalaman akademik sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Selama berada di Filipina, delegasi LPPM IAIN Kendari turut mengunjungi La Consolacion College Biñan, La Consolacion College Tanauan, Benguet State University, Cordillera Career Development College (CCDC), Benguet National High School, Ambiong Elementary School, Department of Education (DepEd) Benguet, serta melakukan koordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Manila.
Melalui penguatan jejaring internasional ini, mahasiswa IAIN Kendari diharapkan memperoleh peluang lebih besar mengikuti program akademik di Filipina melalui berbagai skema pendanaan. Sementara itu, para dosen memiliki kesempatan terlibat sebagai peneliti kolaboratif, dosen tamu, maupun reviewer pada institusi mitra sebagai bagian dari komitmen LPPM IAIN Kendari dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat global.
Laporan: Andi Mahfud

18 hours ago
9

















































