SULTRAKINI.COM: KENDARI – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga terjatuh ke laut di perairan Teluk Pasarwajo, Kelurahan Saragi, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton. Hingga hari kedua operasi SAR, Kamis (23/7/2026), korban bernama La Jedi (43) masih belum ditemukan.
Korban merupakan warga Kelurahan Saragi, Kecamatan Pasarwajo. Operasi pencarian dikoordinasikan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari melalui Pos SAR Baubau bersama unsur SAR gabungan.
Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S., mengatakan pencarian pada hari kedua telah dilakukan sejak pagi dengan menyisir area yang diduga menjadi lokasi korban terjatuh. Namun, hingga sore hari hasil pencarian masih nihil.
Peristiwa ini bermula pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 17.00 Wita saat korban berangkat melaut menggunakan longboat untuk memancing di sebuah rumpon yang berada di Teluk Pasarwajo.
Sekitar pukul 21.00 Wita, seorang warga bernama La Dobo yang datang ke rumpon dengan tujuan memancing tidak menemukan keberadaan korban. Ia hanya mendapati alat pancing, senter, dan celana milik korban berada di lokasi.
Merasa curiga, La Dobo kemudian menghubungi keluarga korban. Pihak keluarga bersama masyarakat langsung melakukan pencarian awal dan hanya menemukan longboat milik korban dalam kondisi hanyut di sekitar pesisir Pantai Wakoko.
Amiruddin menjelaskan, hingga memasuki pukul 16.55 Wita, Tim SAR Gabungan belum berhasil menemukan korban sehingga operasi dihentikan sementara dan akan kembali dilanjutkan keesokan harinya.
“Hingga memasuki pukul 16.55 Wita pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dengan hasil nihil. Operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali besok pagi pada pukul 07.00 Wita,” ujar Amiruddin dalam keterangan resminya.
Operasi pencarian hari kedua melibatkan Pos SAR Baubau, BPBD Buton, Polres Buton, Polair Buton, Koramil, TNI AL Baubau, Babinsa, aparat desa, masyarakat sekitar, serta keluarga korban. Berbagai peralatan turut dikerahkan, di antaranya rescue car, rubber boat, longboat, AquaEye, peralatan medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, dan perlengkapan pendukung keselamatan lainnya.dr
Berdasarkan data BMKG, kondisi cuaca selama pencarian terpantau cerah dengan kecepatan angin sekitar 3 km/jam dan tinggi gelombang berkisar 0,1 hingga 0,5 meter, sehingga mendukung proses penyisiran di lokasi kejadian.
Tim SAR Gabungan dijadwalkan kembali melanjutkan operasi pencarian pada Jumat (24/7/2026) pukul 07.00 Wita dengan harapan korban segera ditemukan dan dapat diserahkan kepada pihak keluarga.
Laporan: Andi Mahfud

20 hours ago
12

















































