SULTRAKINI.COM: KENDARI – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Kendari terus memperkuat kiprahnya dalam program pendidikan bertaraf internasional. Komitmen tersebut kembali mendapat perhatian melalui kunjungan Monitoring and Evaluation (Monev) pelaksanaan English Access Microscholarship Program (ACCESS) oleh Team Lead FHI 360, Kim Carroll, di Gedung FTIK IAIN Kendari, Selasa (21/7/2026).
Kunjungan ini bertujuan memastikan pelaksanaan Program ACCESS di IAIN Kendari berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Selain itu, evaluasi dilakukan untuk mengukur dampak program terhadap peningkatan kemampuan bahasa Inggris para peserta.
Program ACCESS sendiri merupakan program pembelajaran bahasa Inggris yang dilaksanakan di 10 kota di Indonesia, termasuk Kota Kendari. Dalam pelaksanaannya, FHI 360 bertindak sebagai mitra pelaksana yang bertanggung jawab melakukan pendampingan, monitoring, dan evaluasi program.
Di Provinsi Sulawesi Tenggara, Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) FTIK IAIN Kendari dipercaya sebagai host pelaksanaan program tersebut. Melalui program ini, para siswa mengikuti pembelajaran bahasa Inggris yang diselenggarakan di lingkungan Kampus IAIN Kendari.
Kegiatan belajar mengajar difasilitasi oleh dua ACCESS Teachers, yakni Indra Kusyanti, M.TESOL dan Ris Aprizal, M.Pd., yang direkrut oleh Regional English Language Office (RELO) Kedutaan Besar Amerika Serikat bersama Indonesia International Education Foundation (IIEF). Pelaksanaan program di Kendari juga dikoordinasikan oleh Site Coordinator Dr. Sitti Nurfaidah, M.Ed., bersama tim dosen dan alumni Program Studi TBI FTIK IAIN Kendari.
Selama kunjungan berlangsung, Kim Carroll meninjau secara langsung proses pembelajaran di kelas. Ia juga berdialog dengan tim pelaksana dan para pengajar untuk mengevaluasi berbagai aspek implementasi program, mulai dari pengelolaan kelas, metode pembelajaran hingga capaian yang telah dirasakan peserta.
Menurut Kim Carroll, kegiatan monitoring dan evaluasi merupakan bagian penting dalam memastikan Program ACCESS berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Evaluasi tersebut juga menjadi dasar untuk mengukur dampak program terhadap peningkatan kemampuan bahasa Inggris para peserta.
“Hasil evaluasi ini juga akan menjadi bahan pertimbangan bagi keberlanjutan program, termasuk peluang pengembangan skala program (upscale) melalui dukungan pendanaan tambahan apabila implementasinya dinilai berhasil,” jelas Kim Carroll.
Dekan FTIK IAIN Kendari, Dr. Hj. Imelda Wahyuni, S.S., M.Pd.I., mengatakan kunjungan monitoring dan evaluasi tersebut menjadi bukti komitmen FTIK IAIN Kendari dalam menjaga kualitas pelaksanaan program kerja sama internasional.
“Kami berkomitmen memberikan dukungan penuh agar setiap program kerja sama internasional dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata, baik bagi peserta maupun bagi pengembangan institusi,” ujar Imelda.
Sementara itu, Ketua Program Studi TBI FTIK IAIN Kendari, Dewi Atikah, S.Pd., M.TESOL berharap hasil monitoring dan evaluasi tersebut semakin memperkuat kepercayaan mitra internasional terhadap IAIN Kendari. “Kami berharap IAIN Kendari tetap dipercaya sebagai lokasi pelaksanaan Program ACCESS pada periode berikutnya, sekaligus memperoleh kesempatan terlibat dalam berbagai program internasional lainnya. Ke depan, kami juga berharap jumlah kelas ACCESS di IAIN Kendari terus bertambah sehingga manfaat program ini dapat dirasakan oleh lebih banyak peserta,” harapnya.
Laporan: Andi Mahfud

11 hours ago
10

















































