Agroteknologi UHO Raih Akreditasi Unggul, Berlaku hingga 2031

4 hours ago 8

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Program Studi Agroteknologi (S1), Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo (UHO), kembali meraih akreditasi Unggul melalui proses reakreditasi yang dilakukan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAMPT-IP). Capaian tersebut ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Nomor 048/SK/LAMPTIP/Ak.U/S/VIII/2026.

Akreditasi Unggul tersebut berlaku mulai 6 Juli 2026 hingga 5 Juli 2031, atau selama lima tahun. Reakreditasi ini sekaligus menandai proses penilaian Program Studi Agroteknologi UHO dalam sistem akreditasi LAMPT-IP setelah sebelumnya program studi tersebut juga telah menyandang predikat Unggul.

Dekan Fakultas Pertanian UHO, Prof. Dr. Ir. H. R. Marsuki Iswandi, M.Si., mengatakan proses reakreditasi dilakukan setelah adanya perubahan lembaga akreditasi untuk bidang ilmu pertanian dari sebelumnya melalui Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) ke LAMPT-IP.

Menurutnya, Fakultas Pertanian UHO menjadi salah satu yang mengikuti proses akreditasi pada tahap awal penerapan sistem LAMPT-IP. Berbagai instrumen penilaian kemudian dipersiapkan untuk memastikan seluruh persyaratan yang ditetapkan dapat dipenuhi.

“Ini untuk pertama kalinya beroperasi, artinya kita mengikuti batch pertama dengan sistem dari LAMPT-IP. Alhamdulillah semua instrumen kita, semua poin-poin penilaian kita penuhi dan kita bisa masuk dalam akreditasi,” kata Prof. Marsuki saat ditemui di Hotel Claro Kendari, Selasa (1/9/2026).

Ia menjelaskan, penilaian akreditasi mencakup berbagai aspek kinerja program studi. Beberapa di antaranya meliputi prestasi mahasiswa, kinerja dosen hingga kualitas layanan administrasi dan pengelolaan program studi.

“Memang berbagai kinerja dinilai, mulai dari prestasi mahasiswa, kinerja dosen, termasuk layanan administrasi dan ekonomi. Banyak poin-poin yang menjadi penilaian,” jelasnya.

Prof. Marsuki menegaskan, capaian tersebut bukan hanya menjadi pengakuan terhadap kualitas Program Studi Agroteknologi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Fakultas Pertanian UHO mempertahankan kepercayaan publik terhadap pengelolaan pendidikan yang dilakukan.

Ia berharap status akreditasi Unggul dapat memberikan dampak positif terhadap minat calon mahasiswa untuk memilih Program Studi Agroteknologi UHO. Menurutnya, capaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa program studi terus berupaya menjaga kualitas pendidikan dan pembelajaran.

“Dari sisi input, kita berharap semakin banyak dosen maupun mahasiswa baru yang masuk. Kemudian mahasiswa yang sudah ada di fakultas bisa mengikuti mekanisme pembelajaran sesuai dengan program studi atau jurusan yang ada,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses pembelajaran tersebut diharapkan mampu memberikan bekal pengetahuan dan kompetensi kepada mahasiswa hingga menyelesaikan pendidikan. Lulusan diharapkan mampu memenuhi capaian pembelajaran yang telah ditetapkan oleh program studi.

“Harapannya ketika lulus, mereka mempunyai bekal dan pemahaman sebagaimana yang kita targetkan dalam capaian pembelajaran lulusan, sehingga menghasilkan lulusan yang kompeten,” pungkasnya.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|