Banjir Besar Landa Kendari, Kecamatan Baruga Paling Terdampak

13 hours ago 4

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kota Kendari dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah wilayah pada Minggu, 10 Mei 2026. Banjir merendam permukiman warga, ruas jalan utama, hingga melumpuhkan aktivitas masyarakat di beberapa kawasan terdampak.

Pemerintah Kota Kendari mencatat sedikitnya enam titik banjir tersebar di berbagai wilayah kota. Kawasan bypass dan Kali Wanggu, Kecamatan Baruga, menjadi salah satu titik yang paling parah terdampak dan menjadi fokus utama penanganan pemerintah.

Selain Kecamatan Baruga, banjir juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah lain seperti Kecamatan Wua-Wua, Kecamatan Kambu, Kecamatan Poasia dan kawasan Andonohu. Genangan air merendam rumah warga dan akses jalan, sehingga aktivitas masyarakat terganggu akibat tingginya curah hujan sejak malam hingga pagi hari.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran bersama Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, turun langsung meninjau lokasi banjir dan warga terdampak di kawasan Kali Wanggu, Kecamatan Baruga, Minggu (10/5/2026). Keduanya menyusuri lokasi banjir di tengah hujan sambil memastikan kondisi masyarakat tetap aman.

Siska dan Sudirman rela diguyur hujan saat mengecek kondisi Kali Wanggu yang meluap akibat tingginya debit air. Mereka juga memantau sejumlah titik genangan yang merendam rumah warga hingga setinggi dada orang dewasa.

Selain meninjau lokasi banjir, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari turut memeriksa dapur umum yang disiapkan untuk warga terdampak. Pemerintah memastikan bantuan makanan, logistik, dan kebutuhan darurat lainnya dapat tersalurkan dengan cepat kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kunjungan tersebut dilakukan setelah hujan deras sejak malam hingga pagi menyebabkan banjir meluas di beberapa kecamatan di Kota Kendari. Arus air yang tinggi membuat sejumlah drainase tidak mampu menampung debit air sehingga meluap ke permukiman warga.

Kecamatan Baruga menjadi salah satu wilayah yang paling merasakan dampak banjir, khususnya di Kelurahan Lepo-Lepo dan kawasan sekitar Kali Wanggu. Banyak rumah warga terendam, sementara sebagian warga terpaksa mengungsi demi keselamatan keluarga mereka.

Sementara itu, di Kecamatan Wua-Wua dan kawasan Andonohu, warga juga mengalami kondisi serupa. Sejumlah kendaraan kesulitan melintas akibat genangan air yang menutup badan jalan, sementara warga berupaya menyelamatkan barang-barang mereka dari dalam rumah.

Di lokasi terdampak, suasana haru terlihat saat warga berupaya menyelamatkan barang-barang mereka dari genangan air. Sejumlah anak-anak dan lansia dievakuasi ke tempat yang lebih aman karena kondisi air terus meningkat akibat hujan yang belum reda.

Kali Wanggu menjadi lokasi kedua yang disambangi Siska Karina Imran setelah sebelumnya meninjau titik banjir lain di Kota Kendari. Pemerintah Kota Kendari terus melakukan pemantauan di seluruh wilayah terdampak guna memastikan penanganan berjalan maksimal.

Dalam peninjauan tersebut, Siska Karina Imran juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kondisi banjir yang kembali terjadi di Kota Kendari. Ia mengakui penanganan banjir masih membutuhkan perhatian serius dan kerja sama lintas pemerintahan.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|