SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) akan menggelar kegiatan gerakan pangan murah dan lomba masakan nonberas di Pantai Nambo mulai pagi hari, Sabtu, 9 Mei 2026. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-195 Kota Kendari sekaligus bagian dari agenda internasional UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting & Asia-Pacific Forum 2026.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, mengatakan kegiatan itu bertujuan menjaga stabilitas pangan sekaligus mendorong masyarakat kembali mencintai pangan lokal khas daerah.
“Besok setelah upacara HUT Kota Kendari akan ada kegiatan di Pantai Nambo, salah satunya pangan murah dan lomba masakan nonberas,” ujar Abdul Rauf saat diwawancarai di Lapulu, Jumat, 8 Mei 2026.
Ia menjelaskan, lomba masakan nonberas akan diikuti oleh 11 kecamatan melalui Tim Penggerak PKK Kecamatan. Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Bank Indonesia dengan total hadiah jutaan rupiah bagi para pemenang.
“Juara pertama mendapatkan Rp4 juta, juara kedua Rp3 juta, dan juara ketiga Rp2 juta,” jelasnya.
Menurut Abdul Rauf, lomba itu menjadi upaya memperkenalkan sekaligus mengangkat kembali pangan lokal Kota Kendari, seperti sinonggi, kasuami, kabuto, hingga tikato. Selain itu, peserta juga dituntut menghadirkan inovasi dalam pengolahan makanan tradisional.
Penilaian lomba nantinya akan melibatkan tim ahli, termasuk chef dan ahli gizi dari Yurin yang berjumlah lima orang.
Selain lomba kuliner, Dinas Ketahanan Pangan juga menggelar pasar pangan murah mulai pukul 09.00 Wita di Pantai Nambo. Sebanyak 15 distributor pangan dilibatkan untuk menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur, bawang, dan komoditas lainnya.
Abdul Rauf menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan dan pengendalian inflasi daerah agar masyarakat tetap memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.
“Kita ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari perayaan ulang tahun kota ini, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pangan,” katanya.
Pemerintah Kota Kendari juga menyiapkan sekitar 1.000 voucher khusus bagi masyarakat di sekitar Pantai Nambo. Voucher tersebut dapat digunakan untuk membeli bahan pangan dengan potongan harga.
Program itu turut didukung oleh Bank Sultra. Masyarakat yang memiliki voucher hanya perlu membayar selisih harga setelah dipotong nilai voucher.
“Misalnya harga SPHP Rp58 ribu dan masyarakat memiliki voucher Rp20 ribu, maka cukup membayar Rp38 ribu,” ungkap Abdul Rauf.
Ia menambahkan, seluruh program tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, Bank Sultra, serta para distributor pangan dalam menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan masyarakat Kota Kendari.
Laporan: Andi Mahfud

15 hours ago
5
















































