SULTRAKINI.COM: KENDARI — Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo (UHO) kembali menghadirkan forum berskala internasional melalui kegiatan International Seminar & Knowledge Forum bertajuk “Navigating Urban Uncertainty and Strengthening Resilience for Cities in Asia-Pacific”. Kegiatan ini digelar di Aula Fakultas Teknik UHO pada Rabu, 6 Mei 2026.
Forum tersebut menjadi ruang diskusi strategis yang mempertemukan akademisi, pemerintah, praktisi, dan jejaring internasional untuk membahas tantangan perkotaan di kawasan Asia-Pasifik.
Pembahasan dalam seminar ini berfokus pada ketahanan wilayah, pembangunan berkelanjutan, hingga masa depan kota-kota modern di tengah perubahan global yang terus berkembang.
Kegiatan internasional ini menghadirkan sejumlah tokoh penting dari dalam maupun luar negeri yang memiliki pengalaman di bidang pembangunan kota, tata kelola pemerintahan, dan kebijakan publik.
Salah satu pembicara utama yang hadir ialah Prof. Ir. Bambang Susantono, M.C.P., M.Sc.E., Ph.D. Ia dikenal luas sebagai tokoh nasional yang banyak berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur dan tata kota berkelanjutan di Indonesia.
Bambang Susantono juga pernah menjabat sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam berbagai kesempatan, ia dikenal aktif membahas isu kota modern, transportasi, dan pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan.
Selain itu, hadir pula Dr. Bernadia Irawati Tjandradewi, M.Sc., MPP., Sekretaris Jenderal UCLG ASPAC (United Cities and Local Governments Asia-Pacific). Organisasi tersebut merupakan jejaring pemerintah lokal terbesar di kawasan Asia-Pasifik.
Kehadiran Bernadia memperkuat posisi forum ini sebagai ruang dialog internasional yang menghubungkan pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat sipil lintas negara dalam membahas masa depan perkotaan.
Dari Sulawesi Tenggara, forum ini turut menghadirkan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Dr. Ir. Hugua, M.Ling. Ia dikenal aktif dalam mendorong pembangunan daerah, pengembangan pariwisata, dan penguatan potensi kawasan timur Indonesia.
Forum ini juga menghadirkan Mr. Andra Kwon dari Daegu Metropolitan City, Korea Selatan, serta Mr. Lee Young Young. Keduanya membahas perspektif internasional terkait pengelolaan kota modern dan kerja sama kawasan Asia-Pasifik dalam menghadapi tantangan urbanisasi.
Sementara itu, akademisi Universitas Halu Oleo, Susanti Djalante, S.T., M.T., M.Sc., turut memberikan pandangan mengenai ketahanan kota dan pembangunan berkelanjutan dari sudut pandang akademik serta kondisi lokal daerah.
Ketua BEM Fakultas Teknik UHO, Afni, mengatakan kegiatan ini menjadi kesempatan besar bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan dan membangun perspektif global. Menurutnya, forum internasional tersebut membuktikan bahwa kampus daerah juga mampu menghadirkan kegiatan berskala dunia yang relevan dan progresif dalam menjawab tantangan pembangunan masa depan.
Laporan: Andi Mahfud

23 hours ago
6
















































