SULTRAKINI.COM: KENDARI – Galeri Investasi Edukasi Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi diluncurkan di SMAN 4 Kendari melalui seminar pasar modal yang digelar pada Kamis, 7 Mei 2026. Program tersebut dihadirkan untuk meningkatkan literasi investasi di kalangan pelajar agar lebih memahami dunia pasar modal secara aman, legal, dan produktif sejak dini.
Kepala Perwakilan Sulawesi Tenggara PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Bayu Saputra mengatakan, kehadiran Galeri Investasi Edukasi di sekolah diharapkan mampu mendekatkan dunia pasar modal kepada generasi muda, khususnya pelajar dan tenaga pendidik.
Menurutnya, pasar modal sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat melalui berbagai instrumen investasi seperti saham dan reksadana. Namun, pemahaman masyarakat terhadap investasi yang legal dan aman masih belum maksimal.
“Melalui galeri investasi edukasi ini, kami ingin pelajar dan guru memahami investasi yang benar sehingga tidak mudah terjebak investasi bodong,” ujarnya.
Bayu juga mengungkapkan, jumlah investor pasar modal di Sulawesi Tenggara saat ini mencapai sekitar 156 ribu investor dan lebih dari 50 persen berasal dari kelompok usia di bawah 30 tahun.
Sementara itu, Perwakilan PT Phintraco Sekuritas, Andre Mahardika Sinudarsono menjelaskan, program tersebut tidak hanya menghadirkan edukasi, tetapi juga praktik langsung investasi bagi pelajar SMA dan SMK di Kota Kendari.
Ia mengatakan, para pelajar diberikan kesempatan membuka rekening sekuritas khusus edukasi dan mendapatkan saldo awal sebesar Rp25 ribu agar bisa mulai belajar investasi secara nyata.
“Edukasi investasi sejak usia sekolah sangat penting agar generasi muda mampu memahami pengelolaan keuangan dengan baik di masa depan,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha menilai edukasi investasi sejak dini sangat penting untuk membangun pola pikir generasi muda dalam memahami proses, risiko, dan pengambilan keputusan dalam investasi.
“Kalau langsung terjun tanpa belajar tentu bisa berantakan. Karena itu, pelajar perlu memahami investasi secara benar sebelum mulai berinvestasi,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 4 Kendari, Liyu menyambut positif hadirnya Galeri Investasi Edukasi di lingkungan sekolah. Menurutnya, program tersebut sangat bermanfaat bagi siswa dalam memahami investasi dan perkembangan ekonomi digital.
Ia menambahkan, pengurus Galeri Investasi Edukasi juga telah resmi dilantik untuk mendampingi para siswa dalam proses pembelajaran dan praktik investasi secara langsung di sekolah.
Laporan: Andi Mahfud

18 hours ago
5

















































