Pria 62 Tahun Hilang di Hutan Mawasangka, Keluar Mencari Istri

19 hours ago 11

SULTRAKINI.COM: BUTON TENGAH – Seorang warga Desa Wasilomata, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, La Mai (62), diduga hilang di kawasan hutan dekat kampus Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, wilayah Kecamatan Mawasangka, setelah keluar dari rumah sejak 25 Agustus 2026 untuk mencari istrinya yang menghadiri acara pingitan.

Informasi mengenai kondisi membahayakan manusia tersebut diterima Comm Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari dari Nuresa, keponakan korban, pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 13.40 Wita.

Menerima laporan tersebut, KPP Kendari langsung mengerahkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna pada pukul 14.00 Wita menuju lokasi kejadian (LKP) untuk memberikan bantuan pencarian dan pertolongan.

Jarak antara LKP dengan Unit Siaga SAR Muna diperkirakan mencapai 102 kilometer. Tim bergerak dengan membawa sejumlah peralatan untuk mendukung proses pencarian korban di medan yang berada di sekitar kawasan hutan.

Berdasarkan kronologi yang diterima Basarnas, La Mai diketahui meninggalkan rumah pada 25 Agustus 2026. Saat itu, korban pergi untuk mencari istrinya yang sedang menghadiri acara pingitan.

Korban kemudian terakhir kali terlihat oleh warga di wilayah Padabalano, tepatnya di sekitar kawasan hutan dekat kampus USN. Sejak saat itu, keberadaan korban belum diketahui hingga laporan diterima KPP Kendari.

Pihak keluarga menyebut korban telah mengalami kondisi pikun sehingga dikhawatirkan mengalami kesulitan untuk kembali menemukan jalan pulang. Upaya pencarian sebelumnya telah dilakukan oleh Babinsa, aparat desa, warga sekitar dan keluarga korban, tetapi belum membuahkan hasil.

Dalam operasi pencarian tersebut, unsur yang terlibat terdiri atas Search and Rescue Mission Coordinator (SMC) dan staf SMC KPP Kendari, Unit Siaga SAR Muna, aparat desa, Babinsa, masyarakat sekitar serta keluarga korban.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S., mengatakan tim telah diberangkatkan untuk membantu pencarian korban. Operasi didukung rescue car, motor trail, peralatan SAR medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi serta perlengkapan pendukung keselamatan lainnya.

Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan dengan kecepatan angin sekitar 12 kilometer per jam dari arah barat daya berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Perkembangan pencarian terhadap La Mai akan disampaikan lebih lanjut oleh tim SAR.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|