KKN Tematik UHO Olah Potensi Laut Jadi Peluang Ekonomi di Lapulu

1 hour ago 4

SULTRAKINI.COM: KENDARI-Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo (UHO) melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik melaksanakan serangkaian kegiatan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli, Kota Kendari. Mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Berbasis Potensi Lokal untuk Meningkatkan Kesejahteraan”, program ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola usaha, memanfaatkan sumber daya lokal, menerapkan pertanian ramah lingkungan, serta mengembangkan produk olahan ikan bernilai ekonomi.

KKN Tematik tersebut melibatkan 17 mahasiswa dari Program Studi Agribisnis, Penyuluhan Pertanian, dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian UHO. Sebelum diterjunkan ke lokasi, para mahasiswa mengikuti kegiatan pembekalan secara luring pada Kamis, 2 Juli 2026.

Pembekalan bertujuan menyamakan persepsi mahasiswa mengenai tujuan, sasaran, dan tahapan pelaksanaan program. Mahasiswa juga dibekali pengetahuan tentang karakteristik masyarakat pesisir, teknik komunikasi dan pendampingan, serta strategi mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki Kelurahan Lapulu.

Materi pembekalan disampaikan oleh tim Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yaitu Prof. Dr. Muhammad Aswar Limi, S.Pi., M.Si.; Prof. Dr. Hartina Batoa, S.P., M.Si.; Dr. Hadi Sudarmo, S.P., M.Si.; Normal Bivariant Padangaran, S.P., M.Si.; Fatahu, S.Si., M.Si.; dan Andi Awaluddin, S.P., M.P.

Setelah mengikuti pembekalan, mahasiswa secara resmi dilepas menuju lokasi KKN pada Selasa, 7 Juli 2026. Penempatan mahasiswa di Kelurahan Lapulu diterima langsung oleh Sekretaris Kelurahan Lapulu yang mewakili Lurah Lapulu. Kegiatan penerimaan turut dihadiri oleh tim DPL dan menjadi penanda dimulainya pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat selama satu bulan.

Selama berada di lokasi, mahasiswa bersama tim DPL menjalankan berbagai program yang disusun berdasarkan kebutuhan dan potensi masyarakat pesisir. Salah satu kegiatan yang mendapat respons positif adalah sosialisasi dan pelatihan pencatatan keuangan sederhana bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dilaksanakan pada 11 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Lapulu tersebut diikuti oleh 21 peserta dari unsur masyarakat dan anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Materi pelatihan disampaikan oleh Dr. Hadi Sudarmo, S.P., M.Si. Peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya mencatat pemasukan dan pengeluaran, mengelola arus kas, serta memisahkan keuangan pribadi dari keuangan usaha. Pencatatan yang tertib diperlukan agar pelaku UMKM dapat mengetahui kondisi keuangan usahanya secara akurat sekaligus menjadikannya sebagai dasar dalam mengambil keputusan.

Setelah penyampaian materi, peserta mengikuti praktik pencatatan keuangan sederhana dengan pendampingan mahasiswa KKN. Peserta berlatih mencatat transaksi menggunakan format yang mudah dipahami dan dapat diterapkan sesuai kondisi usaha masing-masing. Kegiatan berlangsung interaktif karena materi dan praktik yang diberikan berkaitan langsung dengan persoalan pengelolaan keuangan yang dihadapi masyarakat.

Program pemberdayaan dilanjutkan melalui sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) serta pestisida nabati. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Lapulu tersebut menghadirkan Andi Awaluddin, S.P., M.P., sebagai pemateri.

Masyarakat memperoleh penjelasan mengenai manfaat POC dan pestisida nabati, jenis bahan lokal yang dapat digunakan, tahapan pembuatan, serta cara pengaplikasiannya pada tanaman. Materi disampaikan secara praktis dan dilengkapi dengan demonstrasi sehingga lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat didorong memanfaatkan limbah organik dan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan sekitar menjadi produk yang bermanfaat. Penggunaan POC dan pestisida nabati diharapkan dapat mengurangi biaya produksi sekaligus menekan ketergantungan terhadap pupuk dan pestisida kimia. Produk yang dihasilkan juga dikemas sebagai contoh produk yang dapat digunakan untuk budidaya tanaman rumah tangga maupun dikembangkan menjadi peluang usaha.

Potensi perikanan yang menjadi salah satu kekuatan utama Kelurahan Lapulu turut mendapat perhatian. Pada 18 Juli 2026, mahasiswa dan tim DPL melaksanakan sosialisasi peningkatan ketahanan pangan dan gizi melalui diversifikasi produk olahan ikan. Kegiatan ini diikuti oleh 18 peserta yang memperoleh pelatihan mengolah ikan menjadi abon, bakso, dan nugget.

Materi dan praktik pengolahan ikan dipandu oleh Fatahu, S.Si., M.Si., dengan melibatkan mahasiswa KKN sebagai pendamping. Peserta mengikuti seluruh tahapan produksi, mulai dari pemilihan dan persiapan bahan, proses pengolahan, pembentukan produk, pemasakan, hingga pengemasan.

Selain keterampilan membuat produk, peserta mendapatkan pengetahuan mengenai cara penyimpanan dan pengemasan yang baik agar produk tetap aman dikonsumsi, lebih menarik, memiliki daya simpan lebih lama, dan bernilai jual lebih tinggi. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan mereka dalam setiap tahapan praktik serta diskusi mengenai komposisi bahan, teknik pengolahan, desain kemasan, dan peluang pemasaran.

Diversifikasi ikan menjadi abon, bakso, dan nugget diharapkan dapat meningkatkan konsumsi pangan bergizi sekaligus memberikan nilai tambah terhadap hasil perikanan masyarakat. Keterampilan tersebut juga berpotensi dikembangkan menjadi usaha rumah tangga yang dapat membuka sumber pendapatan baru bagi keluarga pesisir.

Setelah seluruh rangkaian program selesai dilaksanakan, penarikan mahasiswa KKN Tematik berlangsung pada Jumat, 7 Agustus 2026. Kegiatan penarikan dilakukan oleh Lurah Lapulu dan dihadiri oleh mahasiswa, tim DPL, aparatur kelurahan, serta perwakilan masyarakat. Momentum tersebut sekaligus menjadi penutup pelaksanaan KKN Tematik Fakultas Pertanian UHO di Kelurahan Lapulu.

Lurah Lapulu menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa dan dosen Fakultas Pertanian UHO selama menjalankan program di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan telah menyentuh kebutuhan nyata masyarakat serta memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan KKN Tematik Fakultas Pertanian UHO di Kelurahan Lapulu. Program yang dibawakan mahasiswa dan dosen sangat bermanfaat karena sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat, terutama dalam pengelolaan keuangan usaha, pemanfaatan bahan lokal, serta pengembangan produk olahan ikan. Kami berharap pengetahuan dan keterampilan yang telah diberikan dapat terus diterapkan dan dikembangkan oleh masyarakat,” ujar Lurah Lapulu.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, KKN Tematik Fakultas Pertanian UHO tidak hanya menjadi sarana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam membantu menyelesaikan permasalahan masyarakat. Kolaborasi antara mahasiswa, dosen, pemerintah kelurahan, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir Kelurahan Lapulu secara berkelanjutan.

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|