Ada beberapa bisnis yang dianjurkan dalam Islam. Menariknya, semua ide ini masih relevan kendati telah dilakukan sejak abad pertengahan oleh Rasul dan sahabatnya.
Mari pelajari bisnis yang dianjurkan dalam Islam berikut ini!
Summary:
- Bisnis yang dianjurkan dalam Islam sangat harus selaras dengan prinsip-prinsip yang digariskan dalam Al-Qur’an dan Sunah
- Untuk mengelola aset bisnis dengan bijak, disarankan untuk mempelajari pengelolaan keuangan secara mendalam
Meraih Cuan Melalui Bisnis yang Dianjurkan Islam
Islam mewajibkan umatnya untuk bekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidup. Ajaran ini diperkuat oleh fakta bahwa Rasulullah SAW adalah seorang pebisnis sukses di masanya. Al-Qur’an juga menganjurkan kerja keras dan usaha, termasuk berbisnis atau berdagang.
Umat Islam didorong untuk mencari keuntungan dan kekayaan melalui usaha yang halal. Surah At-Taubah ayat 105 menjadi salah satu landasan perintah kerja keras dalam Islam.
وَقُلِ ٱعْمَلُوا۟ فَسَيَرَى ٱللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُۥ وَٱلْمُؤْمِنُونَ ۖ وَسَتُرَدُّونَ إِلَىٰ عَٰلِمِ ٱلْغَيْبِ وَٱلشَّهَٰدَةِ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Artinya: Dan Katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. (QS at-Taubah: 105)
Bisnis yang dianjurkan dalam Islam sangat harus selaras dengan prinsip-prinsip yang digariskan dalam Al-Qur’an dan Sunah. Kedua sumber ini menjadi landasan utama bagi umat Muslim dalam menjalankan kegiatan bisnis mereka. Pedoman tersebut mencakup serangkaian kode etik perdagangan, di antaranya:
- Siddiq (kejujuran): Selalu berkata dan bertindak jujur dalam setiap transaksi.
- Amanah (tanggung jawab): Memenuhi tanggung jawab yang diemban dengan sebaik-baiknya.
- Menghindari riba: Tidak terlibat dalam praktik riba atau bunga.
- Menepati janji: Selalu memenuhi janji yang telah dibuat.
- Menghindari penipuan: Tidak melakukan tindakan penipuan atau kecurangan.
- Menghindari tathfif (kecurangan dalam timbangan): Tidak mengurangi timbangan atau ukuran.
- Tidak menjelek-jelekkan pedagang lain: Tidak merendahkan atau merusak reputasi pesaing.
- Tidak menimbun barang: Tidak menimbun barang untuk menciptakan kelangkaan dan menaikkan harga.
Ketentuan Bisnis Halal Menurut Islam
Bisnis yang dianjurkan dalam Islam sebaiknya dilakukan dengan mencontoh praktik Rasulullah, seperti:
#1 Jujur
Kejujuran merupakan landasan utama bisnis yang dianjurkan dalam Islam, sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Dalam transaksi jual beli, penjual dan pembeli memiliki hak khiyar selama belum berpisah.
Keberkahan dalam bisnis yang dianjurkan dalam Islam hanya akan terwujud jika kedua belah pihak bersikap jujur dan transparan. Sebaliknya, ketidakjujuran dan penyembunyian informasi akan menghilangkan keberkahan tersebut.
Dalam konteks ini, fokus tidak hanya pada perolehan keuntungan semata, tetapi juga pada pencarian keberkahan melalui praktik bisnis yang jujur dan adil((Athariq Faisal. 23 Februari 2023. Meneladani Hadis tentang Berdagang dari Rasulullah untuk Bisnis yang Lancar dan Berkah. https://hijra.id)).
#2 Amanah
Kepercayaan merupakan aset berharga dalam bisnis yang dianjurkan dalam Islam. Pedagang yang tidak amanah akan kehilangan kepercayaan dari pelanggan, yang pada akhirnya akan menghambat perolehan keuntungan dan keberkahan.
Dalam bisnis yang dianjurkan dalam Islam, pedagang yang jujur dan amanah dijanjikan kedudukan yang mulia di hari kiamat, yaitu bersama para nabi, orang-orang shiddiq, dan para syuhada. Oleh karena itu, integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan bisnis sangat ditekankan.
#3 Kemurahan Hati
Kemurahan hati saat mempraktikkan bisnis yang dianjurkan dalam Islam bukan berarti memberikan diskon besar-besaran atau barang secara cuma-cuma. Namun, ini mencakup sikap terbuka dalam negosiasi, tidak mencela pembeli, dan menetapkan harga yang wajar.
Selain itu, memberikan bantuan kepada pembeli atau orang lain yang mengalami kesulitan juga merupakan bagian dari kemurahan hati dalam Islam.
#4 Penghindaran Riba dan Bisnis Haram
Riba (bunga) dilarang dalam Islam, sehingga pengusaha Muslim harus mencari alternatif pembiayaan yang sesuai dengan prinsip syariah.
Bisnis yang melibatkan alkohol, perjudian, pornografi, atau aktivitas haram lainnya juga harus dihindari. Prinsip ini memastikan bahwa bisnis dijalankan sesuai dengan nilai-nilai etika dan moral Islam.
#5 Orientasi pada Kemaslahatan Umum
Bisnis yang dianjurkan dalam Islam tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial, tetapi juga pada kemaslahatan umum. Pengusaha Muslim diharapkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui usahanya.
Keuntungan yang diperoleh dalam bisnis yang dianjurkan dalam Islam harus digunakan untuk mengembangkan bisnis dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Dengan demikian, bisnis menjadi sarana untuk berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Macam-macam Bisnis yang Dianjurkan Islam
Setelah memahami tentang beragam syarat dan juga hal-hal penting tentang bisnis dalam Islam, tentu Anda juga harus memahami tentang apa saja bisnis yang menguntungkan tersebut.
Terdapat beberapa bisnis yang menguntungkan menurut Islam. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.
#1 Sewa Tanah
Perusahaan lain bisa menyewakan perkebunan, sawah, sawah, dan sebagainya pada Anda. Sedangkan Anda dapat menggunakan sistem bagi hasil dalam manajemennya.
Rasulullah SAW menggunakan metode ini. Dalam hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari, Rasulullah biasa menyewa tanah di Khaibar untuk pengelolaan Yahudi. Hasilnya adalah kesepakatan, setengah untuk Muslim dan setengah untuk Yahudi.
[Baca Juga: Bagaimana Pengertian dan Konsep Bisnis Syariah?]
#2 Usaha Ternak
Hal ini juga berlaku dalam memelihara hewan. Kelebihannya, harga hewan tidak terpengaruh oleh inflasi, sehingga keuntungan bisa melimpah.
Pekerjaan ini merupakan salah satu jenis jasa bisnis syariah. Bahkan, di zaman Nabi sebelum Rasulullah banyak juga praktik ternak syariah untuk hewan-hewan seperti unta, domba dan sebagainya.
#3 Investasi Berwujud Emas
Jika Anda ingin berinvestasi, gunakan emas. Dalam Islam, emas bisa digunakan untuk investasi. Namun, sifat investasi ini bukanlah jangka pendek, melainkan jangka panjang. Cara ini merupakan salah satu contoh usaha islami modal kecil.
#4 Investasi Properti
Investasi lain yang juga diperbolehkan oleh Islam adalah properti. Misalnya dengan menyewakan rumah, kos, dan lainnya. Proses investasi properti yang diajarkan Nabi diserahkan kepada orang lain.
Sebagian dari keuntungan ditanggung oleh pemilik dan penyewa, pertama-tama dikurangi biaya operasional. Jenis properti yang Anda pilih bisa berupa pertokoan, ruko, rumah tinggal, maupun rumah kost dan juga rumah kontrakan sesuai dengan banyaknya peminat di pasaran.
GRATISSS, Yuk Download SEKARANG!!!
Ebook Pentingnya MENGELOLA KEUANGAN Pribadi dan Bisnis
#5 Berjualan di Pasar
Dulu, pada zaman Rasulullah kemakmuran masyarakat berasal dari makmurnya pasar. Jika diperluas, maka berjualan di pasar ini bisa dimaksudkan adalah bisnis jual beli yang lebih luas.
Dengan berkembangnya era digital, maka seseorang tidak hanya berjualan di pasar saja. Namun, ada juga yang berjualan secara online dan berjualan di tempat usaha lain.
Intinya, apapun jenis jualannya asalkan yang dijual halal dan bermanfaat dengan akad jual beli yang baik maka sangat dianjurkan. Bahkan, berniaga adalah salah satu pintu rezeki yang juga dijalankan oleh Rasulullah dan para sahabat.
[Baca Juga: Etika Bisnis Rasulullah Bisa Bawa Berkah dan Keberuntungan]
#6 Usaha Bidang Pendidikan
Berikutnya adalah usaha bidang pendidikan, di mana tujuannya adalah untuk mencerdaskan anak bangsa. Ya, sejak dulu pekerjaan sebagai guru adalah sebuah profesi mulia dan bahkan dihargai oleh masyarakat.
Di zaman Rasulullah sendiri, para guru dan pengajar mendapat layanan khusus dan tunjangan agar dapat mencukupi kebutuhan mereka. Itu adalah karena guru merupakan penopang para muda mudi untuk bisa belajar dengan maksimal.
Jadi, jika sekarang Anda berniat membuka yayasan sekolah, tempat pendidikan anak jalanan atau bimbingan belajar, tentu sangat cocok dengan konsep ini.
Bahkan, bisa dikatakan selain berkah ilmu Anda juga akan dapat mendulang rupiah dalam jumlah besar.
#7 Usaha Travel Umroh dan Haji
Siapa sih umat Islam yang tak ingin ke tanah suci? Karena itulah, jika Anda memiliki usaha travel umroh dan haji, maka hal ini akan sangat berkah karena bisa membantu orang dalam mewujudkan impian ke tanah suci.
Selain itu, Anda juga akan dapat diuntungkan dengan bisa sering jalan-jalan ke objek wisata rohani. Tentu saja, uang yang diperoleh dari hasil keuntungan jasa tersebut juga cukup banyak serta sangat barokah.
[Baca Juga: Pahami Sistem Waralaba Syariah, Apakah Aman dan Menguntungkan?]
Berbisnis Sesuai Prinsip Syariah
Secara umum, ajaran Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berusaha dan bekerja keras dalam mencari rezeki yang halal, termasuk melalui kegiatan bisnis.
Prinsip-prinsip etika bisnis yang diajarkan dalam Islam, seperti kejujuran, amanah, dan menghindari riba, menjadi landasan utama dalam menjalankan usaha.
Untuk mengelola aset bisnis dengan bijak, disarankan untuk mempelajari pengelolaan keuangan secara mendalam.
Peningkatan literasi keuangan secara rutin akan membantu mewujudkan pertumbuhan penghasilan dan aset yang positif, melindungi diri dari risiko di masa depan, serta mewujudkan tujuan keuangan jangka panjang.
Untuk saran finansial yang lebih lengkap, Anda dapat berkonsultasi dengan perencana keuangan syariah Finansialku. Mereka akan mengarahkan Anda untuk mencapai tujuan bisnis hingga evaluasi keuangan saat ini.
Segera buat jadwal konsultasi syariah melalui Whatsapp 0851 5897 1311 atau klik banner di bawah ya!
Demikian pembahasan tentang bisnis yang dianjurkan dalam Islam. Sampaikan tanggapan Anda di kolom komentar di bawah ini.
Jangan lupa bagikan artikel ini di media sosial agar lebih banyak yang paham. Terima kasih!
Sumber Referensi:
- Ahmad Baiquni. 11 Oktober 2019. Ragam Jenis Usaha yang Dianjurkan dalam Islam. Dream.co.id – http://bit.ly/2XyXa9A
- Redaksi. Jenis Usaha yang Dianjurkan Dalam Islam. Dalamislam.com – http://bit.ly/3nyDH35
Sumber Gambar:
- Usaha 1 – http://bit.ly/3nDddxz
- Usaha 2 – http://bit.ly/2Kahv1Q
- Usaha 3 – http://bit.ly/3oDPnTD