Sekjen AMSI Maryadi Wafat, Dunia Pers Kehilangan Jurnalis dan Eksekutif Media Digital Berpengaruh

14 hours ago 5

SULTRAKINI.COM: JAKARTA – Dunia pers Indonesia berduka. Sekretaris Jenderal Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Maryadi, meninggal dunia pada Jumat (3/7/2026). Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta komunitas pers nasional yang mengenalnya sebagai jurnalis, pemimpin redaksi, sekaligus eksekutif media digital dengan rekam jejak panjang.

Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai media anggota AMSI, organisasi pers, hingga para jurnalis di seluruh Indonesia. Mereka mengenang Maryadi sebagai sosok rendah hati, pekerja keras, dan memiliki komitmen kuat membangun ekosistem media digital yang sehat dan berkelanjutan.

Ketua Umum AMSI, Wahyu Dhyatmika, menyampaikan bahwa kepergian Maryadi merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi AMSI, tetapi juga bagi industri media Indonesia.

“Maryadi adalah sosok yang mendedikasikan hidupnya bagi kemajuan jurnalisme dan media digital Indonesia. Kami kehilangan sahabat, kolega, sekaligus pemimpin yang selama ini bekerja tanpa lelah memperkuat organisasi dan memperjuangkan keberlanjutan bisnis media yang sehat,” ujar Wahyu dalam pernyataan duka yang disampaikan AMSI.

Menurut Wahyu, dedikasi Maryadi selama bertahun-tahun menjadi fondasi penting dalam memperkuat kelembagaan AMSI. Di bawah kepemimpinannya sebagai Sekretaris Jenderal, berbagai program penguatan organisasi, kolaborasi antaranggota, hingga advokasi terhadap kepentingan perusahaan media terus berkembang.

Lebih dari Dua Dekade Mengabdi untuk Media

Maryadi dikenal sebagai jurnalis dan eksekutif media dengan perjalanan karier lebih dari dua dekade.

Ia memulai karier jurnalistiknya di Harian Suaka Pontianak pada 1999. Setahun kemudian, ia menjadi stringer Associated Press dan menjalankan tugas tersebut hingga 2006. Pada periode yang sama, Maryadi juga bergabung dengan detik.com sebagai editor sekaligus project leader hingga 2008.

Kariernya kemudian berlanjut di VIVA Network. Selama lebih dari satu dekade, sejak 2008 hingga 2021, ia dipercaya memegang berbagai posisi strategis hingga akhirnya menjabat sebagai Pemimpin Redaksi jaringan media VIVA Network. Pengalaman panjang tersebut membentuk reputasinya sebagai jurnalis sekaligus pemimpin media yang memahami dinamika ruang redaksi, pengembangan produk berita, dan transformasi media digital.

Selepas berkarya di bidang editorial, Maryadi memperluas kiprahnya pada sisi bisnis media. Ia pernah menjabat sebagai Direktur di Katadata Media Network, kemudian melanjutkan karier di Nusantara TV dan Kabar Bursa. Jabatan terakhir yang diembannya adalah Direktur Bisnis Tutur Media Digital.

Berperan Besar Membangun AMSI

Selain berkiprah di berbagai perusahaan media, Maryadi merupakan salah satu penggerak penting dalam perjalanan AMSI.

Ia pernah menjabat Bendahara Umum AMSI pada periode 2017–2023 sebelum kemudian dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal AMSI periode 2023–2027, mendampingi Ketua Umum Wahyu Dhyatmika yang terpilih secara aklamasi pada Kongres III AMSI di Bandung.

Dalam berbagai posisi tersebut, Maryadi dikenal aktif memperkuat kelembagaan organisasi, membangun solidaritas antaranggota, serta memperjuangkan terciptanya ekosistem bisnis media digital yang profesional, sehat, dan berkelanjutan.

Ia juga menjadi salah satu tokoh yang mendorong AMSI semakin adaptif menghadapi perubahan teknologi, termasuk tantangan platform digital terhadap keberlangsungan perusahaan pers nasional.

Jembatan antara Ruang Redaksi dan Bisnis Media

Bagi banyak insan pers, Maryadi merupakan sosok yang mampu menjembatani kepentingan editorial dan bisnis media tanpa mengabaikan prinsip-prinsip jurnalisme.

Pengalamannya sebagai reporter, editor, pemimpin redaksi, hingga eksekutif bisnis menjadikannya salah satu figur yang memahami secara utuh tantangan industri media digital Indonesia.

Kepergian Maryadi meninggalkan warisan penting berupa gagasan, jejaring kolaborasi, dan semangat membangun perusahaan pers yang profesional di tengah perubahan lanskap media yang terus berkembang.

Doa dan penghormatan terus mengalir dari keluarga besar AMSI, para pemimpin media, serta komunitas jurnalis di seluruh Indonesia. Mereka mengenang Maryadi bukan hanya sebagai seorang profesional, tetapi juga sebagai sahabat yang selama hidupnya mengabdikan diri untuk kemajuan pers Indonesia.

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|