Kebakaran Hebat di Bende Kendari, Rumah Berukuran 4×6 Meter Ludes Dilalap Api

17 hours ago 12

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Sebuah rumah tinggal berukuran 4 x 6 meter di Lorong Wirawan Gas, Jalan Bypass, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, ludes dilalap api, Selasa (30/6/2026) malam sekitar pukul 19.40 WITA. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Informasi kebakaran pertama kali diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari dari seorang pelapor bernama Dwi Ozatrina. Laporan tersebut menyebutkan terjadi kebakaran di sekitar bangunan Gatsby sehingga petugas segera bergerak menuju lokasi.

Menindaklanjuti laporan itu, Damkarmat Kota Kendari mengerahkan Unit 013 sebagai armada pertama. Selanjutnya Unit 015 Mako dan Unit Rescue diberangkatkan untuk membantu proses pemadaman, pengamanan lokasi, serta antisipasi penyelamatan apabila diperlukan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, rumah yang terbakar diketahui milik Samsul yang berprofesi sebagai pemulung. Saat kejadian berlangsung, pemilik rumah sedang berada di luar untuk bekerja sehingga rumah dalam keadaan kosong.

Dalam perjalanan menuju lokasi, petugas menghadapi kendala berupa akses jalan yang sempit sehingga menyulitkan armada pemadam untuk menjangkau titik kebakaran. Kondisi tersebut menyebabkan proses penanganan membutuhkan waktu lebih lama.

Setelah berhasil mencapai lokasi, petugas mendapati kondisi rumah telah terbakar hampir seluruhnya. Material bangunan yang didominasi papan dan kayu membuat api dengan cepat membesar hingga menghanguskan bangunan.

Saat tim tiba, kobaran api utama telah padam dan hanya menyisakan bara serta material bangunan yang masih berpotensi memicu kebakaran kembali. Petugas kemudian langsung melakukan proses pendinginan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.

Humas Damkar Kota Kendari, Mortoyo Awaluddin, menyampaikan bahwa seluruh prosedur penanganan telah dilakukan sesuai standar operasional meski petugas menghadapi hambatan akses menuju lokasi.

“Petugas tetap berhasil mencapai lokasi dan melaksanakan proses pendinginan secara maksimal guna memastikan tidak terdapat potensi kebakaran susulan,” ujar Mortoyo mengutip laporan resmi Tim Reaksi Cepat (TRC) Peleton 3 Damkar Kota Kendari.

Ia menjelaskan, fokus penanganan saat petugas tiba bukan lagi pada pemadaman api utama, melainkan memastikan bara api benar-benar padam serta melakukan pemeriksaan menyeluruh di sekitar lokasi agar situasi dinyatakan aman.

Penyebab kebakaran hingga kini masih belum diketahui dan masih menunggu proses penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, nilai kerugian akibat peristiwa tersebut juga masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Damkar Kota Kendari mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan kejadian kebakaran sehingga petugas dapat melakukan penanganan lebih cepat. Selain itu, koordinasi antara pemerintah, kepolisian, PLN, dan masyarakat dinilai penting untuk meminimalkan risiko kebakaran.

Damkar Kota Kendari juga mendorong adanya perbaikan akses menuju kawasan permukiman yang memiliki jalan sempit. Langkah tersebut dinilai penting agar mobilisasi armada pemadam kebakaran dapat berlangsung lebih cepat saat terjadi kondisi darurat.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|