SULTRAKINI.COM: KENDARI – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari kembali menegaskan komitmennya dalam membangun desa melalui pengabdian mahasiswa. Hal itu ditandai dengan pembukaan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting, Sabtu (4/7/2026), dan diikuti 1.205 mahasiswa.
Mengusung tema “Membangun Kemandirian Desa melalui Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Sustainable Development Goals (SDGs),” KKN tahun ini diharapkan mampu melahirkan berbagai program pemberdayaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.
Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. H. Husain Insawan, M.Ag., mengapresiasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) beserta seluruh panitia atas suksesnya penyelenggaraan pembekalan KKN. Ia menyebut jumlah peserta tahun ini menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah pelaksanaan KKN di IAIN Kendari.
Menurutnya, tema yang diusung tidak boleh berhenti sebagai slogan. Mahasiswa harus mampu menerjemahkannya melalui program pengabdian yang selaras dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pencapaian tujuan SDGs.
“Mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan inovasi dalam pemberdayaan masyarakat melalui upaya pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi desa, penguatan kesetaraan gender, pelestarian lingkungan, hingga penguatan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Prof. Husain Insawan.
Rektor juga mengingatkan agar seluruh program kerja mahasiswa disinergikan dengan program pemerintah desa dan kebutuhan masyarakat setempat. Selain itu, seluruh kegiatan yang berkaitan dengan implementasi SDGs diharapkan didokumentasikan serta dipublikasikan sebagai bentuk akuntabilitas sekaligus penyebarluasan praktik baik hasil pengabdian mahasiswa.
Sementara itu, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LPPM IAIN Kendari, Dr. Syamsuddin, M.Pd., mengatakan bahwa seluruh program kerja mahasiswa selama KKN akan diarahkan pada implementasi 17 tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat di lokasi pengabdian.
“KKN Tahun 2026 diikuti oleh 1.205 mahasiswa, yang terdiri atas 1.190 peserta KKN Reguler, 12 peserta KKN Inklusif, dan 3 peserta KKN Nusantara. Sementara itu, lokasi pelaksanaan KKN Reguler dan KKN Inklusif tersebar di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Konawe, Kabupaten Kolaka Timur, dan Kabupaten Konawe Utara,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa KKN Reguler IAIN Kendari akan dilaksanakan mulai tanggal 9 Juli hingga 22 Agustus 2026. Sementara KKN Nusantara yang dipusatkan di Serang, Banten, akan berlangsung pada 15 Juli hingga 23 Agustus 2026.
Ketua LPPM IAIN Kendari, Dr. Abdul Kadir, M.Pd., mengingatkan bahwa KKN bukan sekadar syarat kelulusan akademik, tetapi menjadi momentum bagi mahasiswa untuk menunjukkan integritas, empati, dan kepemimpinan sebagai representasi IAIN Kendari di tengah masyarakat.
“Jaga nama baik, tinggalkan jejak terbaik. KKN bukan sekadar syarat kelulusan akademik. Ini adalah medan pembuktian integritas, empati, dan kepemimpinan Anda sebagai duta akademik IAIN Kendari,” pesannya. Melalui KKN Tahun 2026, IAIN Kendari berharap seluruh mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya desa yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan sesuai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).
Laporan: Andi Mahfud

5 hours ago
5

















































