INIPASTI.COM, Makassar — Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Dr. Ir. H. Abd Rakhim Nanda, ST. MT. IPU, mengajak para alumni untuk membantu mahasiswa kurang mampu yang belum berhasil memperoleh pembiayaan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Ajakan itu disampaikan dalam kegiatan silaturahim dan buka puasa bersama Dewan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni (DPP IKA) Unismuh Makassar di Balai Sidang Muktamar ke-47 Unismuh Makassar, Senin, 17 Maret 2026.
Dalam pemaparannya, Rakhim Nanda mengungkapkan bahwa jumlah pendaftar program KIP di Unismuh Makassar mencapai ribuan orang. Namun, pada tahap awal pemerintah hanya membiayai sekitar 40 mahasiswa, lalu bertambah menjadi sekitar 200 mahasiswa. Dengan kondisi itu, terdapat 900 lebih mahasiswa yang telah mendaftar tetapi belum terbiayai melalui skema KIP.
Karena itu, kata dia, kampus kemudian menyusun skema bantuan bertingkat bagi mahasiswa yang lolos masuk, memiliki kemampuan akademik, tetapi terkendala secara ekonomi. Skema tersebut diberikan dalam bentuk dukungan atau potongan biaya sebesar 50 persen, 25 persen, dan 12,5 persen.
“Kami berharap alumni dapat berpartisipasi membantu mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik tetapi terkendala ekonomi,” ujar Rakhim Nanda.
Ia juga mengungkapkan bahwa model bantuan seperti itu sebenarnya telah mulai berjalan. Pada semester lalu, IKA Unismuh telah menanggung dua mahasiswa dengan pembiayaan 100 persen SPP selama delapan semester. Menurutnya, pola dukungan semacam ini dapat diperluas agar semakin banyak mahasiswa kurang mampu tetap mendapatkan akses pendidikan tinggi.
Selain menyoroti tantangan pembiayaan mahasiswa, Rakhim Nanda juga memaparkan sejumlah capaian terbaru Unismuh Makassar. Ia menyebut kampus tersebut telah meraih status perguruan tinggi unggul serta masuk dalam sejumlah pemeringkatan internasional, seperti QS Asia Ranking, UI GreenMetric, dan Times Higher Education Impact Ranking. Capaian itu, menurutnya, menjadi bagian dari langkah strategis mendorong internasionalisasi Unismuh Makassar.
Sementara itu, Ketua Umum DPP IKA Unismuh Makassar, Prof. Andi Sukri Syamsuri, mengatakan silaturahim Ramadan menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara alumni dan almamater, sekaligus memperkuat komitmen alumni dalam mendukung kemajuan kampus.
“Alumni adalah inspirator bagi adik-adiknya, mentor bagi mahasiswa, sekaligus menjadi penghubung antara kampus dan masyarakat,” kata Prof Andis, panggilan akrab Ketua Umum DPP IKA, yang juga Wakil Rektor I Unismuh Makassar.
Dalam kesempatan itu, DPP IKA Unismuh juga meluncurkan program infak bulanan guna mendukung penyelesaian pembangunan Gedung IKA Unismuh Makassar yang direncanakan memiliki lima lantai. Program tersebut memberi ruang bagi alumni untuk berkontribusi secara rutin sesuai kemampuan masing-masing.
Menurut Prof Andis, partisipasi alumni sangat penting, baik dalam mendukung pembangunan fisik kampus maupun dalam memperkuat peran sosial alumni terhadap mahasiswa yang membutuhkan uluran tangan.
Selain agenda internal, DPP IKA Unismuh Makassar juga tengah menjajaki kerja sama internasional dengan dua perguruan tinggi di Malaysia, yakni Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) dan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM). Kerja sama tersebut direncanakan diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman pada Mei mendatang.
Kegiatan silaturahim itu turut diisi dengan pengajian Ramadan yang disampaikan Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Dr KH Mawardi Pewangi. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya sedekah dan infak sebagai bentuk investasi amal yang pahalanya terus mengalir. Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama sebagai simbol kebersamaan antara alumni dan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Makassar.

5 hours ago
1
















































