Kadishub Kendari Pastikan Transportasi Lancar Jelang Idul Fitri 2026

6 hours ago 5

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kepala Dinas Perhubungan Kota Kendari, Paminuddin, memastikan kesiapan sistem transportasi menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri 2026. Hal tersebut disampaikan dalam wawancara yang digelar di ruang kerja Dinas Perhubungan Kota Kendari pada Kamis, 12 Maret 2026.

Paminuddin mengatakan bahwa pengaturan transportasi menjelang hari raya tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur pemerintahan, mulai dari tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi.

Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari instruksi pemerintah pusat agar penyelenggaraan sistem transportasi di seluruh Indonesia dapat berjalan dengan baik tanpa kendala.

“Kami semua di pemerintahan saat ini sedang serius mengatur sistem transportasi. Ini adalah perintah dari pemerintah pusat agar tidak ada kendala dalam penyelenggaraan transportasi, baik darat, laut, maupun udara,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut juga bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode mudik agar tidak terjadi penumpukan penumpang yang berpotensi menyebabkan masyarakat terlantar di perjalanan.

Paminuddin menjelaskan bahwa Dinas Perhubungan Kota Kendari akan memastikan sejumlah jalur padat di wilayah kota tetap lancar dan terhindar dari kemacetan. Selain itu, pihaknya juga mempersiapkan fasilitas terminal agar masyarakat yang melakukan perjalanan mudik atau transit merasa aman dan nyaman.

Terminal Baruga yang menjadi kewenangan Dishub Kota Kendari disebut telah dipersiapkan dan disterilkan untuk melayani masyarakat yang akan melakukan perjalanan menuju berbagai daerah, baik di dalam provinsi maupun luar provinsi.

Sementara itu, Terminal Puuwatu yang berada di bawah pengelolaan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) juga menjadi perhatian melalui kerja sama dan koordinasi guna memastikan kesiapan armada bus yang akan melayani penumpang.

“Jika nantinya armada bus yang tersedia tidak mencukupi, Pemerintah Kota Kendari juga siap membantu dengan menyediakan bus milik pemerintah untuk melayani masyarakat,” jelasnya.

Meski kewenangan utama Dishub Kota Kendari berada di Terminal Baruga, pihaknya tetap melakukan pemantauan terhadap sejumlah titik transportasi lain di Kota Kendari. Beberapa lokasi yang berpotensi mengalami kemacetan seperti kawasan Pasar, Dan Pelabuhan Nusantara, Terminal Puuwatu, serta Terminal Baruga di Kota Kendari menjadi fokus pengawasan.

Pengamanan transportasi juga dilakukan melalui kerja sama dengan pihak kepolisian lalu lintas. Dishub Kota Kendari turut terlibat dalam pembentukan Pos Komando Taktis (Poskotis) yang berfungsi sebagai pusat pengendalian, pemantauan, serta evaluasi operasional selama periode libur besar seperti Idulfitri.

Pos tersebut disiapkan oleh Polda dan Polresta dengan melibatkan berbagai instansi terkait, termasuk Dinas Perhubungan.

Dalam jangka pendek, Dishub Kota Kendari juga akan menempatkan personel di sejumlah titik rawan kemacetan seperti kawasan pasar dan pusat perbelanjaan. Penugasan personel tersebut akan mulai dilakukan pada Jumat, 13 Maret 2026, guna mengatur lalu lintas serta memastikan kelancaran aktivitas masyarakat.

Selain itu, Dishub juga akan melakukan penertiban terhadap kendaraan yang berpotensi mengganggu kelancaran transportasi, seperti kendaraan yang parkir sembarangan maupun truk kontainer besar yang melintas di dalam kota.

Namun demikian, penertiban tersebut akan dilakukan secara bijak mengingat kendaraan angkutan barang juga memiliki peran penting dalam distribusi kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri.

“Kami tetap menertibkan, tetapi juga memberikan akses agar distribusi barang tetap berjalan lancar karena itu merupakan kebutuhan masyarakat,” kata Paminuddin.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak khawatir terhadap kondisi transportasi selama masa mudik.

Paminuddin menegaskan bahwa Dinas Perhubungan Kota Kendari siap siaga selama 24 jam untuk membantu masyarakat apabila terjadi kendala di lapangan. Masyarakat dapat menghubungi layanan Call Center 112 untuk melaporkan atau meminta bantuan terkait masalah transportasi.

“Silakan hubungi kami melalui call center 112 jika ada kendala di lapangan. Kami siap membantu masyarakat selama 24 jam,” tutupnya.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|