SULTRAKINI.COM: KENDARI – Aktivitas di dapur Toko Roti El Ummu di Jalan Kapten Piere Tendean, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, mendadak berubah menjadi kepanikan saat kobaran api muncul ketika karyawan sedang memasak, Kamis (2/7/2026). Api diduga dipicu kebocoran tabung gas dan dengan cepat menghanguskan area dapur ruko tersebut.
Melihat kobaran api terus membesar, para karyawan berusaha menyelamatkan diri sekaligus mengevakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan. Warga sekitar kemudian segera menghubungi layanan Kota Kendari Sigap 112 dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari agar kebakaran segera ditangani.
Damkarmat Kota Kendari menerima laporan pada pukul 10.09 WITA dan langsung mengerahkan personel dari Mako, Poskotik Boulevard, serta Poskotik Poasia menuju lokasi kejadian. Sebanyak tiga armada, yakni Unit CSR, Unit 013, dan Unit 014, diterjunkan untuk mempercepat proses pemadaman.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 10.32 WITA dan mendapati api telah menghanguskan area dapur toko roti. Tim kemudian bergerak cepat melakukan pemadaman secara intensif agar kobaran api tidak menjalar ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.
Proses pemadaman dilakukan menggunakan suplai air dari tandon Air Tower. Berkat kerja sama seluruh personel, api berhasil dipadamkan pada pukul 10.55 WITA dan dilanjutkan dengan proses pendinginan serta pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali.
Berdasarkan laporan Damkarmat Kota Kendari, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, kronologi awal mengarah pada dugaan kebocoran tabung gas yang memicu sambaran api di area kompor saat proses memasak berlangsung.
Pemilik Toko Roti El Ummu diketahui bernama Ine Juli Ike Setiawati. Saat kejadian, terdapat enam karyawan yang sedang bekerja, yakni Tina, Ayu, Neni, Nisa, AL, dan Sartika. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut, sementara total kerugian material masih dalam proses pendataan.
Setelah api berhasil dikendalikan, seluruh rangkaian penanganan dinyatakan selesai dan petugas kembali ke Mako Damkarmat Kota Kendari pada pukul 11.16 WITA. Keberhasilan pemadaman yang cepat membuat api tidak sempat merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kendari, Ahriawandy, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat menggunakan kompor dan tabung gas di rumah maupun tempat usaha. Ia juga mengingatkan pentingnya melakukan pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik dan peralatan berbahan bakar gas serta segera melaporkan setiap kejadian darurat agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat.
Laporan: Andi Mahfud

14 hours ago
9

















































