SULTRAKINI.COM: KOLAKA – PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kepastian regulasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan koordinasi lintas sektor. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan bertajuk Leader Forum 2nd Edition antara Pemerintah Kabupaten Kolaka dan PT Vale Indonesia Tbk yang berlangsung di Aula BERAMAL, Rumah Jabatan Bupati Kolaka, Rabu (15/07/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Chief Project Officer PT Vale Indonesia Tbk Muhammad Asril, Head Pomalaa Project Mohammad Rifai, perwakilan Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG) Muhammad Reza, Head Growth PMO of Mine and JV Sudirman B., Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kolaka, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Kolaka, serta seluruh peserta Leader Forum.
Chief Project Officer PT Vale Indonesia, Muhammad Asril, mengatakan bahwa sebagai perusahaan yang bergerak di bawah tata kelola yang ketat, PT Vale berkomitmen agar seluruh operasional yang berjalan dapat memberikan dampak dan manfaat nyata bagi pemerintah daerah dan masyarakat setempat.
“Sinergi itu penting. Dalam tingkat tata kelola, kami selalu menyampaikan bahwa apa yang kita lakukan harus memberikan impact. Kami butuh masukan dan dukungan melalui forum seperti ini untuk menentukan manfaat apa yang benar-benar penting bagi Pemerintah Kabupaten Kolaka,” katanya.
Asril menegaskan komitmen PT Vale dalam memberdayakan potensi lokal, khususnya terkait penyerapan tenaga kerja lokal sebagai upaya menekan angka pengangguran di wilayah industri.
“Mengenai karyawan, kami berkomitmen pada porsi 70 persen pekerja lokal dari Kabupaten Kolaka dan kami juga memprioritaskan keterlibatan kontraktor-kontraktor lokal,” jelasnya.
Bupati Kolaka Amri Jamaluddin menyampaikan apresiasi kepada manajemen PT Vale Indonesia Tbk atas terselenggaranya forum yang menjadi wadah strategis untuk memperkuat komunikasi dan menyatukan perspektif antara pemerintah daerah dan dunia industri. Menurutnya, sinergi tersebut sangat penting dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Kolaka yang berkeadilan, maju, dan unggul.
Dirinya mengatakan Kabupaten Kolaka memiliki posisi strategis dalam peta hilirisasi mineral nasional. Kehadiran kawasan industri pengolahan nikel, termasuk fasilitas HPAL dan smelter, menjadikan Kolaka sebagai salah satu simpul penting pembangunan industri nasional. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kolaka berkomitmen menghadirkan kepastian regulasi, penyelesaian tata ruang, dukungan infrastruktur, serta menjaga stabilitas sosial guna menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan industri tidak hanya diukur dari besarnya nilai investasi maupun kapasitas produksi, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, seperti terbukanya lapangan kerja bagi putra-putri daerah, tumbuhnya UMKM, meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta tersedianya infrastruktur yang dapat dimanfaatkan bersama.

Sebagai contoh kolaborasi yang berhasil, Bupati menyampaikan revitalisasi Pasar Raya Mekongga yang didukung PT Vale Indonesia Tbk sebagai bentuk penciptaan nilai bersama antara pemerintah dan dunia usaha. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat perekonomian rakyat melalui penyediaan pusat perdagangan yang lebih modern, bersih, dan representatif.
Bupati menegaskan bahwa semangat pembangunan daerah sejalan dengan program prioritas BERAMAL yang berfokus pada penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
“Melalui Leader Forum 2nd Edition ini, Pemerintah Kabupaten Kolaka berharap komunikasi dan koordinasi yang terbuka antara pemerintah dan PT Vale Indonesia Tbk semakin erat, sehingga tercipta kemitraan yang saling menguntungkan dan mampu mendukung percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kolaka,” katanya.
Laporan: Anti

20 hours ago
10
















































