SULTRAKINI.COM: KONAWE-Suasana Ramadan di wilayah lingkar tambang PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) terasa lebih hangat tahun ini. Melalui program Safari Ramadan 1447 Hijriah, perwakilan PT SCM menyambangi sejumlah desa dan kelurahan di wilayah lingkar tambang di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe. Kegiatan silaturahmi ini juga dirangkaikan dengan penyaluran ratusan bingkisan bagi warga yang membutuhkan.
Safari Ramadan PT SCM digelar di sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, serta Desa Pondoa yang berada di Kabupaten Konawe Utara. Kegiatan ini diawali dari Desa Lalomerui, desa yang paling dekat dengan area operasional perusahaan. Antusiasme warga tampak sejak sore hari saat mereka berkumpul menyambut kehadiran rombongan Safari Ramadan.
Kegiatan ini diisi dengan tausiyah agama, buka puasa bersama, kuis Anak Saleh, hingga makan malam bersama warga, tokoh masyarakat, dan perangkat desa. Perwakilan manajemen PT SCM, mitra kontraktor, hingga Kepala Teknik Tambang (KTT) turut hadir langsung di setiap lokasi.

Momen tersebut terasa istimewa dengan peresmian Masjid Al-Qautsar, satu-satunya sarana ibadah di Desa Lalomerui yang baru saja selesai direnovasi secara total berkat dukungan PT SCM. Masjid tersebut kini menjadi pusat kegiatan ibadah warga, khususnya selama Ramadan.
Kepala Desa Lalomerui, Taksir Unggahi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya.
“Dengan selesainya renovasi masjid ini, kami berharap warga dapat lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah, khususnya di bulan suci Ramadan ini,” ujarnya.
Tak hanya sarat nuansa religius, Safari Ramadan PT SCM juga menghadirkan keceriaan, salah satunya melalui kuis edukatif Anak Saleh yang melibatkan anak-anak desa. Pertanyaan ringan seputar agama Islam dijawab polos oleh peserta cilik, memancing tawa sekaligus kehangatan di tengah acara. Sesi kuis juga diberikan kepada kaum ibu sebagai bentuk apresiasi atas peran dan partisipasi mereka dalam kegiatan tersebut.
Setelah Desa Lalomerui, Safari Ramadan juga menyambangi Desa Walandawe, Kecamatan Routa. Kepala Desa Walandawe, Guslan, menilai kegiatan ini menjadi ruang penting untuk menjaga hubungan baik antara perusahaan dan masyarakat.
“Dengan kegiatan Safari Ramadan ini, diharapkan silaturahmi antara masyarakat dan perusahaan tetap terjaga,” katanya.
Selain Safari Ramadan, PT SCM bersama mitra kontraktor juga menyalurkan bingkisan Ramadan kepada warga prasejahtera di wilayah lingkar tambang. Total hampir 400 paket bingkisan berisi sembako dibagikan kepada warga. Paket tersebut diserahkan secara simbolis kepada pemerintah desa untuk kemudian didistribusikan kepada warga yang berhak.

Tokoh adat masyarakat Routa, Sarmada, mengingatkan bahwa Ramadan merupakan bulan untuk merekatkan silaturahmi dan memperkuat persaudaraan.
“Di bulan Ramadan ini seharusnya tidak memutus silaturahmi, karena tidak akan diterima amal ibadahnya,” ujarnya.
Bagi PT SCM, Safari Ramadan bukan sekadar agenda tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang berbagi, mempererat kebersamaan, serta menanam kebaikan yang diharapkan membawa keberkahan bagi masyarakat dan perusahaan.
Kepala Teknik Tambang PT SCM, Didik Fotunadi, menegaskan bahwa Safari Ramadan dan pembagian bingkisan merupakan wujud komitmen sosial perusahaan di wilayah lingkar tambang.
“Melalui Safari Ramadan dan penyaluran bingkisan ini, PT SCM berharap dapat terus mempererat tali silaturahmi. Kehadiran langsung dan interaksi positif ini menjadi fondasi dalam membangun hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat,” tegasnya.
Lebih dari sekadar agenda keagamaan, Safari Ramadan PT SCM mencerminkan pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan dalam membangun hubungan yang berkelanjutan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Melalui pendekatan langsung, dialog, serta aksi berbagi yang nyata, perusahaan berupaya hadir tidak hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga sebagai mitra sosial yang tumbuh bersama masyarakat. Komitmen ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan, menciptakan keharmonisan, serta mendukung pembangunan sosial yang inklusif di wilayah lingkar tambang.

7 hours ago
6
















































