BGTK Sultra Dorong Siswa Terapkan Gerakan ASRI di Sekolah

10 hours ago 4

SULTRAKINI.COM: KOLAKA TIMUR – Dalam rangka meningkatkan nasionalisme, kedisiplinan, serta semangat belajar peserta didik usai libur panjang, Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar upacara bendera bersama satuan pendidikan.

Kegiatan yang dilaksanakan di SD Negeri 1 Roko-Roko, Kabupaten Kolaka Timur, Senin, 30 Maret 2026 ini dipimpin langsung oleh Kepala BGTK Sultra, Surip Widodo, S.Si.,M.Si.

Upacara tersebut diikuti oleh pejabat dinas, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa dengan penuh khidmat. Momentum ini juga menjadi awal dimulainya kembali kegiatan pembelajaran setelah libur panjang Hari Raya dan Idulfitri.

Melalui kegiatan ini, BGTK Sultra mendorong pelaksanaan upacara bendera secara rutin sebagai bagian dari penguatan karakter peserta didik, sekaligus meningkatkan rasa nasionalisme dan kedisiplinan di lingkungan sekolah.

Dalam amanatnya, Surip Widodo mengajak seluruh warga sekolah untuk menerapkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.

Ia menjelaskan bahwa penerapan gerakan ASRI dapat dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.

Untuk aspek aman, ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman dengan menjunjung tinggi sikap saling menghormati, toleransi, serta menjauhi perundungan dan kekerasan.

Pada aspek sehat, siswa diimbau menjaga kesehatan jasmani dan rohani melalui pola hidup bersih, konsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, serta menghindari paparan asap rokok di lingkungan sekolah.

Sementara itu, dalam aspek resik, siswa diajak membiasakan diri menjaga kebersihan dengan membuang dan memilah sampah pada tempatnya serta aktif dalam kegiatan kerja bakti.

Sedangkan pada aspek indah, seluruh warga sekolah diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang rapi, nyaman, dan asri dengan merawat fasilitas serta menata ruang kelas dan halaman sekolah dengan baik.

“Lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman akan meningkatkan semangat belajar serta membentuk karakter siswa yang kuat,” ujar Surip Widodo.

Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya lima sikap utama pelajar, yakni beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menghormati orang tua dan guru, belajar dengan sungguh-sungguh, rukun dengan sesama, serta mencintai tanah air.

Siswa juga didorong untuk menerapkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur tepat waktu.

Terkait perkembangan teknologi, siswa diingatkan untuk bijak dalam menggunakan gawai melalui prinsip 3S, yaitu membatasi waktu penggunaan (screen time), menggunakan di tempat yang tepat (screen zone), serta memberikan waktu istirahat (screen break).

“Kalian harus bijak menggunakan gadget, karena banyak hal berharga di luar layar yang penting untuk perkembangan diri,” pesannya.

Di akhir amanatnya, Surip Widodo juga mengajak para guru untuk terus menjadi teladan dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Upacara ditutup dengan seruan bersama “Anak Indonesia Hebat: Sehat, Cerdas, dan Berkarakter” yang diikuti seluruh peserta dengan penuh semangat.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|