INIPASTI.COM, Makassar — Universitas Muhammadiyah Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kualitas sumber daya manusia akademik dengan melepas Tujuh dosen untuk melanjutkan studi doktoral di Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM). Prosesi pelepasan berlangsung pada Sabtu, 4 April 2026, di Ruang Senat Unismuh, Gedung Iqra Lantai 17.
Program studi lanjut ini menjadi bagian dari strategi pengembangan akademik kampus dalam memperkuat kapasitas dosen, terutama untuk menunjang peningkatan mutu pembelajaran, riset, dan publikasi ilmiah di lingkungan Unismuh Makassar.
Adapun Tujuh dosen yang akan menempuh pendidikan doktoral tersebut berasal dari sejumlah fakultas, yakni Sandi Pratama, S.Pd.I., M.Pd. dari FAI; Desy Ayu Andhira, S.Pd., M.Pd., Fahrunnisa, S.Si., M.Pd., Uyunnasriah Hambali, S.Pd., M.Pd., Hijrah, S.Pd., M.Pd., dan Nurindah, S.Pd., M.Pd. dari FKIP; Nurmin D., S.T., M.Kom. dari FT;
Kehadiran para dosen ini di program doktoral internasional diharapkan kelak memberi kontribusi nyata terhadap penguatan kapasitas akademik di fakultas masing-masing.
*Penguatan SDM Akademik*
Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abd Rakhim Nanda, menegaskan bahwa pengiriman dosen untuk studi lanjut ke luar negeri bukan semata agenda rutin, melainkan bagian dari langkah strategis institusi dalam mempercepat peningkatan mutu perguruan tinggi.
Menurutnya, Universitas Muhammadiyah Malaysia dipilih karena menawarkan perpaduan antara atmosfer akademik internasional dengan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan yang sejalan dengan karakter Unismuh.
Ia menyampaikan, para dosen yang berangkat diharapkan tidak hanya kembali dengan gelar akademik yang lebih tinggi, tetapi juga dengan pengalaman intelektual, budaya riset, dan jejaring global yang dapat memperkaya kehidupan akademik kampus.
“Para dosen ini diharapkan bisa menyerap pengalaman akademik yang lebih luas, memperkuat tradisi riset, serta membawa pulang perspektif baru yang bermanfaat bagi pengembangan Unismuh ke depan,” ujarnya.
Rektor juga menekankan bahwa transformasi perguruan tinggi sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia. Karena itu, investasi pada studi lanjut dosen merupakan langkah penting yang harus terus diperkuat.
*Perkuat Budaya Riset Kampus*
Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Andi Sukri Syamsuri, menyebut keberangkatan delapan dosen ini akan berdampak langsung pada penguatan kultur akademik Unismuh, terutama dalam pengembangan riset dan publikasi ilmiah.
Menurutnya, peningkatan jumlah dosen bergelar doktor menjadi salah satu prasyarat penting dalam membangun ekosistem akademik yang lebih kokoh dan berdaya saing.
Ia menjelaskan, perguruan tinggi saat ini dituntut tidak hanya unggul dalam proses pembelajaran, tetapi juga produktif dalam menghasilkan karya ilmiah dan inovasi. Oleh sebab itu, studi doktoral menjadi salah satu jalan penting untuk memperkuat kapasitas tersebut.
“Unismuh membutuhkan lebih banyak dosen yang memiliki kekuatan riset, kemampuan akademik yang matang, dan jejaring ilmiah yang luas. Ini penting untuk mendorong lahirnya budaya akademik yang lebih kuat di setiap fakultas,” katanya.
Dengan pelepasan delapan dosen ini, Unismuh Makassar berharap fondasi akademik kampus akan semakin solid dalam beberapa tahun ke depan. Kehadiran lebih banyak doktor diharapkan menjadi energi baru bagi percepatan peningkatan mutu pembelajaran, produktivitas riset, dan inovasi akademik di tingkat universitas.

21 hours ago
5
















































