Camat Kolono Timur Sambut Mahasiswa KKN UHO, Tekankan Inovasi dan Jaga Nama Baik Kampus

10 hours ago 11

SULTRAKINI.COM: KONAWE SELATAN – Sebanyak tiga kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Halu Oleo (UHO) Tahun 2026 mengikuti acara penerimaan dan pembekalan di Kantor Camat Kolono Timur, Kabupaten Konawe Selatan, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal sebelum mahasiswa ditempatkan di desa masing-masing.

Camat Kolono Timur, Hasrin Hidulu, SP, mengatakan pembekalan di kantor camat sengaja dilakukan terlebih dahulu sebelum mahasiswa menuju lokasi KKN. Langkah tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh peserta mendapatkan arahan sekaligus mengantisipasi berbagai kendala yang mungkin terjadi selama pelaksanaan KKN.

Tiga kelompok KKN Reguler UHO yang diterima akan ditempatkan di Desa Rumba-Rumba, Desa Lambangi, dan Desa Tumbu-Tumbu Jaya. Masing-masing kelompok nantinya akan menjalankan program kerja sesuai kebutuhan masyarakat dan potensi desa.

Hasrin menjelaskan, pemerintah kecamatan siap mendampingi mahasiswa apabila menemui hambatan selama menjalankan pengabdian di desa. Menurutnya, koordinasi dengan pemerintah desa maupun kecamatan akan terus dilakukan agar pelaksanaan KKN berjalan lancar.

“Sebenarnya mahasiswa bisa langsung menuju desa masing-masing. Namun, kami kumpulkan terlebih dahulu di kantor camat agar ada penyamaan persepsi dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama pelaksanaan KKN,” ujar Hasrin.

Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat di wilayah Kolono Timur memiliki hubungan kekeluargaan yang erat. Karena itu, ia berharap para mahasiswa dapat merasa nyaman selama berada di lokasi KKN dan mampu beradaptasi dengan masyarakat setempat.

“Kami di desa-desa ini hampir semuanya saling mengenal dan seperti keluarga. Semoga adik-adik mahasiswa tidak merasa jenuh selama berada di sini. Wilayah ini memiliki potensi kelautan dan perkebunan yang bisa dikembangkan melalui program-program dari perguruan tinggi,” katanya.

Hasrin berharap mahasiswa mampu menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Meski keterbatasan anggaran kerap menjadi tantangan, ia meminta mahasiswa tetap fokus menjalankan program kerja utama yang telah disusun bersama dosen pembimbing.

“Semakin banyak program kerja tentu semakin baik. Soal keterbatasan anggaran nanti kita pikirkan bersama. Yang terpenting jalankan dulu program utama yang sudah dirancang dan apabila ada kegiatan tambahan, silakan berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun kecamatan,” ungkapnya.

Sementara itu, dosen pendamping KKN UHO menegaskan bahwa setiap mahasiswa harus melaksanakan program kerja sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing. Program tersebut nantinya akan dikolaborasikan dengan program pengabdian dosen agar manfaatnya lebih dirasakan oleh masyarakat.

Dosen juga mengingatkan agar mahasiswa menjaga nama baik Universitas Halu Oleo selama menjalankan KKN. Mahasiswa diminta menaati aturan yang berlaku di desa, menjaga etika, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan pengabdian.

Adapun dosen pendamping KKN Reguler UHO di wilayah tersebut yakni Dr. M. Djufri Rachim, M.Si. untuk Desa Rumba-Rumba, Dr. La Ode Safiun Arihi, S.Pd., M.Pd. di Desa Tumbu-Tumbu Jaya, dan Dr. Zainuddin Saenong, SE., M.Si. di Desa Lambangi. Setelah kegiatan pembekalan, mahasiswa dijadwalkan mulai melakukan pengenalan dan koordinasi dengan pemerintah desa masing-masing.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|