Muhammad Filqy dan Aulia Mutz Vira Harumkan Nama FEB UHO di Ajang Nasional

9 hours ago 6

SULTRAKINI.COM: Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Halu Oleo (UHO) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dua mahasiswa Program Studi Akuntansi angkatan 2023, Muhammad Filqy Al Buchory dan Aulia Mutz Vira, berhasil meraih sejumlah penghargaan dalam ajang National Excellence Competition 2026 yang digelar di Universitas Mataram, Lombok, pada 8–10 Mei 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Eduactcreativehub bekerja sama dengan Universitas Mataram tersebut mempertemukan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dalam sejumlah kategori lomba akademik dan inovasi.

Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari. Perlombaan dilaksanakan pada 9 Mei 2026 mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WITA, sementara awarding digelar pada sore hari sekitar pukul 17.00–18.00 WITA. Adapun pada 10 Mei 2026, seluruh peserta mengikuti kegiatan field trip bersama.

Dalam kompetisi tersebut, Muhammad Filqy Al Buchory dan Aulia Mutz Vira mengikuti dua kategori lomba sekaligus. Pada kategori essay bidang energi dan lingkungan, keduanya berhasil meraih medali silver. Sementara pada kategori business plan bidang gizi dan kesehatan, mereka sukses membawa pulang medali gold sekaligus meraih Juara 3 Umum setelah bersaing dengan berbagai tim dari lintas bidang.

Hal itu disampaikan Muhammad Filqy Al Buchory saat diwawancarai usai kegiatan berlangsung. Ia mengatakan, motivasi utama mengikuti ajang tersebut adalah untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa daerah mampu bersaing di tingkat nasional.

“Motivasi utama saya adalah keinginan untuk terus mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman, serta membuktikan bahwa mahasiswa daerah juga mampu bersaing di tingkat nasional. Selain itu, saya ingin membawa nama baik Universitas Halu Oleo, khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis,” ujarnya.

Filqy mengungkapkan, tantangan terbesar selama mengikuti kompetisi adalah membagi waktu antara persiapan lomba dan aktivitas akademik. Terlebih, persiapan yang dilakukan terbilang singkat, yakni hanya sekitar satu minggu sebelum perlombaan dimulai.

“Tantangan terbesar adalah mengatur waktu antara persiapan kompetisi dengan aktivitas akademik, serta menghadapi tekanan dalam menyusun ide yang inovatif dan relevan. Proses latihan juga sangat kurang karena persiapan kami hanya satu minggu sebelum lomba dimulai,” katanya.

Dalam menyusun business plan, keduanya mengangkat isu kesehatan mental yang banyak terjadi di lingkungan kampus. Ide tersebut kemudian dikembangkan melalui riset, penyusunan konsep bisnis, analisis pasar, strategi pemasaran, hingga proyeksi keuangan.

“Prosesnya dimulai dari observasi permasalahan yang ada di sekitar, khususnya di lingkungan kampus UHO, di mana masalah kesehatan mental banyak dialami mahasiswa. Kemudian kami mencari solusi yang memiliki nilai bisnis dan keberlanjutan,” jelasnya.

Menurut Filqy, penghargaan yang diraih menjadi bukti bahwa kerja keras dan konsistensi dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan. Ia juga berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain agar lebih berani tampil dan berkompetisi di tingkat nasional.

“Jangan takut untuk mencoba dan keluar dari zona nyaman. Terkadang peluang besar datang dari keberanian untuk memulai. Persiapkan diri dengan baik, percaya pada kemampuan diri, dan harus tahu bahwa hoki adalah kesiapan bertemu dengan kesempatan,” pesannya.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|