Bupati Kolaka Amri Hadiri Pelantikan dan Raker KONI Periode 2026–2030

3 hours ago 2

SULTRAKINI.COM: KOLAKA — Bupati Kolaka Amri menghadiri pelantikan dan rapat kerja Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kolaka masa bakti 2026–2030. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun prestasi olahraga sekaligus meningkatkan pembinaan atlet di Kabupaten Kolaka, Senin (10/8/2026).

Husmaluddin didaulat menahkodai KONI Kolaka dan resmi dilantik sebagai Ketua KONI Kabupaten Kolaka periode 2026–2030, didampingi Syaifullah Halik sebagai Ketua Harian. Kepengurusan baru ini diharapkan menjadi momentum memperkuat pembinaan olahraga dan meningkatkan prestasi atlet Kabupaten Kolaka di tingkat regional, nasional hingga internasional.

Selain Ketua dan Ketua Harian, Muhammad Saiful dipercaya sebagai Sekretaris Umum dan Wahyuddin sebagai Bendahara Umum. Secara keseluruhan, kepengurusan KONI Kabupaten Kolaka periode 2026–2030 berjumlah 99 orang.

Bupati Kolaka Amri menyampaikan bahwa pelantikan pengurus KONI bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan awal dari tanggung jawab besar dalam mengembangkan potensi atlet, memperkuat organisasi olahraga, serta meningkatkan prestasi Kolaka di tingkat regional, nasional hingga internasional.

Menurutnya, olahraga juga memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda, mempererat persatuan, serta menanamkan nilai disiplin, sportivitas, kerja keras dan kebersamaan.

Amri menekankan sejumlah tantangan yang harus menjadi perhatian KONI ke depan, mulai dari penguatan sistem pembinaan atlet sejak usia dini melalui sekolah, klub dan cabang olahraga, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, hingga pemenuhan sarana dan prasarana olahraga yang memadai di tingkat desa, kecamatan maupun kabupaten.

Ia juga mendorong sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung pengembangan olahraga di Kabupaten Kolaka.

Kepada pengurus KONI yang baru dilantik, Amri menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar kepengurusan masa bakti 2026–2030 mampu bekerja secara solid, profesional, transparan dan akuntabel.

Melalui rapat kerja, KONI diharapkan dapat menyusun program yang realistis, terukur dan berorientasi pada hasil, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Kolaka di berbagai ajang olahraga.

“Mari kita jadikan masa bakti 2026–2030 sebagai periode kebangkitan olahraga Kolaka. Kita ingin melihat atlet-atlet Kolaka berprestasi di ajang Porprov, PON, bahkan mewakili Indonesia di tingkat internasional,” katanya.

Dirinya mengajak seluruh pengurus KONI, cabang olahraga, pelatih, atlet dan masyarakat untuk bergerak bersama membangun ekosistem olahraga yang kuat.

“Dengan pembinaan yang berkelanjutan, dukungan lintas sektor dan semangat kebersamaan, olahraga diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan pencapaian medali, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda serta bagian dari budaya hidup sehat masyarakat Kolaka,” katanya lagi.

Laporan: Anti

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|