Dari Bandung ke Kendari, Nazwah Raih IPK 4,00 dan Jadi Wisudawan Terbaik Ilmu Komputer UHO

10 hours ago 7

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Di tengah ratusan mahasiswa yang dikukuhkan dalam Wisuda Periode VI Universitas Halu Oleo (UHO), Rabu (5/8/2026), satu nama dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) mencuri perhatian. Nazwah Thalhiatul Ilmi Rahman berhasil meraih predikat sebagai wisudawan terbaik tingkat Universitas Halu Oleo dengan torehan IPK sempurna 4,00.

Nazwah merupakan lulusan Program Studi Ilmu Komputer, FMIPA UHO. Ia menyelesaikan pendidikannya dalam waktu 3 tahun 11 bulan dan menjadi perwakilan wisudawan terbaik dari program studi, fakultas, hingga tingkat universitas pada periode tersebut.

Bagi Nazwah, pencapaian itu bukanlah sesuatu yang diraih seorang diri. Perempuan kelahiran Bandung, 11 Mei 2003, tersebut menyebut doa dan dukungan orang tua serta semangat dari teman-teman menjadi bagian penting dalam perjalanan akademiknya hingga mampu berdiri sebagai wisudawan terbaik UHO.

“Tentunya saya merasa bersyukur dan merasa bangga telah menjadi perwakilan wisudawan terbaik, baik dari fakultas, kemudian UHO dan program studi saya, yaitu Ilmu Komputer. Saya sampai di titik ini berkat dukungan dan doa orang tua serta semangat dari teman-teman,” ujar Nazwah.

Menjadi mahasiswa Ilmu Komputer bukan perkara mudah. Nazwah mengaku selama kuliah harus berhadapan dengan berbagai proyek, tugas, ujian hingga proses penyusunan skripsi yang penuh revisi. Kondisi tersebut sempat membuatnya mengalami tekanan dan turun secara mental, namun ia memilih terus bertahan dan menyelesaikan setiap tantangan.

“Selama kuliah di UHO cukup menyenangkan. Banyak tantangan dan kesedihan, mulai dari skripsi yang banyak revisi, kemudian kadang kita down mentalnya. Tapi di UHO saya juga banyak mendapatkan teman-teman yang sangat baik kepada saya,” katanya.

Menurut Nazwah, salah satu kemampuan penting yang ia peroleh selama menjadi mahasiswa Ilmu Komputer adalah mengatur waktu. Banyaknya proyek dan tugas membuatnya harus mampu membagi waktu antara kegiatan akademik dan berbagai kewajiban lainnya.

“Di UHO saya belajar mengenai time management, bagaimana saya mengatur waktu karena kuliah di Ilmu Komputer itu sangat banyak proyek-proyek yang menumpuk. Kemudian ada juga banyak ujian dan lain-lain,” ungkapnya.

Nazwah juga membagikan tips bagi mahasiswa yang ingin meraih prestasi akademik. Ia mengingatkan agar mahasiswa tidak menyia-nyiakan proses perkuliahan, mulai dari memahami materi yang diberikan dosen, mengerjakan tugas, mempersiapkan ujian hingga tidak melupakan doa.

“Kalau dari saya, maksimalkan semua yang ada di kuliah. Mulai dari di kelas, pahami semua apa yang diterangkan oleh dosen, kemudian dari tugas-tugasnya, dari ujian, semuanya. Terus jangan lupa juga berdoa,” tuturnya.

Nazwah merupakan anak pertama dari dua bersaudara, pasangan Abdul Rahman, S.Pd., M.Pd. dan Dr. Andi Tenriwaru, S.Si., M.Si. Meski lahir di Bandung, ia menyebut dirinya berasal dari Kendari. Sang ayah berprofesi sebagai PNS, sementara ibunya merupakan dosen di UHO yang juga memiliki latar belakang bidang Ilmu Komputer.

Setelah menyelesaikan pendidikan S1, Nazwah belum ingin langsung bekerja. Ia berencana memperkuat kemampuan bahasa Inggris terlebih dahulu sebagai persiapan untuk mencari beasiswa dan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister dengan bidang yang masih berkaitan dengan Ilmu Komputer.

“Kalau selesai S1 saya mau belajar bahasa Inggris dulu untuk cari beasiswa, terus lanjut ke S2,” ujarnya. Untuk tujuan studi, ia mengaku memiliki keinginan melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Namun, jika memilih perguruan tinggi di dalam negeri, ia mempertimbangkan Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), atau Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Pencapaian Nazwah menjadi kebanggaan tersendiri bagi FMIPA UHO. Dari ratusan mahasiswa yang diwisuda pada periode tersebut, lulusan Ilmu Komputer ini berhasil menjadi yang terbaik di tingkat universitas dengan IPK sempurna 4,00. Prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dukungan keluarga, dan kemampuan mengelola tantangan selama perkuliahan dapat mengantarkan mahasiswa meraih capaian tertinggi.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|