SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pagi yang semula berjalan normal di Jalan Konggoasa, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, mendadak berubah menjadi kepanikan. Api membakar sebuah rumah milik Kaldinus Woge hingga mengalami kerusakan berat, Jumat (7/8/2026).
Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 09.40 Wita. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung menghubungi kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari untuk meminta bantuan.
Laporan kemudian ditindaklanjuti Tim Operator Komunikasi Damkarmat Kendari. Sebanyak tiga unit armada pemadam, yakni Unit 011, Unit 013 dan Unit 015, dikerahkan menuju lokasi.
Tim Damkarmat Kota Kendari tiba di lokasi sekitar pukul 09.58 Wita. Saat petugas tiba, kondisi api masih menyala dan langsung dilakukan proses pemadaman terhadap rumah yang terdampak.
Petugas bergerak cepat mengendalikan kobaran api agar tidak semakin meluas. Setelah api berhasil dikendalikan, tim kemudian melakukan pendinginan di seluruh bagian rumah.
Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga sekitar pukul 10.25 Wita. Petugas juga melakukan pengecekan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Dari hasil pendataan awal, rumah milik Kaldinus Woge mengalami kerusakan berat akibat kebakaran tersebut. Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan.
Akibat kejadian itu, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta. Sejumlah barang dan harta benda turut terdampak, di antaranya satu unit mobil, dua unit kulkas dan satu unit televisi.
Selain itu, belasan hewan peliharaan berupa ayam juga ikut terdampak dalam peristiwa kebakaran tersebut. Tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai adanya korban jiwa dalam kejadian ini.
Humas Damkarmat Kota Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan penanganan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari warga terkait kebakaran di Jalan Konggoasa.
“Laporan dari warga langsung ditindaklanjuti oleh Tim Operator Komunikasi dan diteruskan kepada Tim Pemadaman Kendari,” ujar Martoyo.
Menurutnya, tiga armada Damkarmat dikerahkan untuk mempercepat proses penanganan. Setelah api dipadamkan, petugas melanjutkan dengan proses pendinginan dan memastikan kondisi rumah benar-benar aman.
Damkarmat Kendari mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Warga juga diminta rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha serta memperkuat koordinasi dengan Damkarmat, PLN, kepolisian dan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat kebakaran.
Laporan: Andi Mahfud

23 hours ago
13

















































