SULTRAKINI.COM: KENDARI – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo (UHO) menyampaikan sejumlah harapan dan catatan kepada Prof. Dr. Eng. Ir. Sudarsono, S.T., M.Eng., yang resmi menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknik UHO periode 2026–2030 sejak 31 Juli 2026.
Hal itu disampaikan Nurafni, perwakilan BEM Fakultas Teknik UHO, dalam wawancara pada Kamis, 6 Agustus 2026. Pernyataan tersebut disampaikan setelah Prof. Sudarsono terpilih dalam pemilihan Dekan Fakultas Teknik pada Kamis, 30 Juli 2026, kemudian resmi dilantik dan mulai menjalankan tugas sebagai Dekan Fakultas Teknik UHO pada Jumat, 31 Juli 2026.
Nurafni menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Prof. Sudarsono. Ia mengatakan mahasiswa menghormati seluruh proses pemilihan yang telah berlangsung dan siap mengambil peran sebagai mitra dalam mendukung kemajuan fakultas.
“Selamat dan sukses kepada Prof. Sudarsono. Saya menghormati proses yang telah berjalan dan siap menjadi mitra kritis-kolaboratif bagi kepemimpinan beliau,” ujar Nurafni.
Menurutnya, harapan utama mahasiswa berada pada peningkatan kualitas layanan akademik. Proses administrasi diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, transparan, dan tidak lagi menghadapkan mahasiswa pada birokrasi yang berbelit. Perbaikan kualitas dosen serta fasilitas ruang kuliah juga dinilai menjadi kebutuhan penting.
Ia kemudian menyoroti tiga agenda yang dianggap mendesak untuk segera direalisasikan oleh kepemimpinan baru. Ketiganya yakni revitalisasi laboratorium dan ruang kuliah, penguatan sistem digital yang terintegrasi, serta penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan dunia industri.
“Mahasiswa berharap layanan akademik yang lebih cepat, transparan, dan bebas birokrasi berbelit. Perbaikan kualitas dosen dan fasilitas ruang kuliah juga menjadi prioritas,” katanya.
Terkait rencana digitalisasi, penguatan riset dan internasionalisasi yang sebelumnya disampaikan Prof. Sudarsono, ia memberikan apresiasi. Namun, mahasiswa berharap program tersebut tidak berhenti pada tataran konsep, melainkan diwujudkan melalui kebijakan yang dapat dirasakan langsung.
“Saya apresiasi komitmen tersebut. Harapan saya, digitalisasi tidak setengah-setengah, riset mendapat pendanaan mudah, dan internasionalisasi diwujudkan dalam program pertukaran mahasiswa yang nyata,” ungkapnya.
Selain persoalan akademik, terdapat sejumlah tantangan yang dinilai perlu menjadi perhatian pimpinan fakultas. Kesenjangan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri, keterbatasan infrastruktur, serta perkembangan teknologi yang semakin cepat disebut menjadi pekerjaan rumah yang harus segera direspons.
Menurutnya, lulusan Fakultas Teknik harus memiliki kemampuan yang mampu mengikuti perubahan kebutuhan dunia kerja. Karena itu, pembaruan sarana pembelajaran, penguatan kompetensi praktis, hingga penyelarasan kurikulum dengan perkembangan teknologi dan industri menjadi bagian yang penting untuk diperkuat.
Di sisi lain, organisasi mahasiswa menyatakan kesiapan untuk terlibat dalam agenda pengembangan fakultas. Mahasiswa tidak ingin hanya ditempatkan sebagai pihak yang memberikan kritik, tetapi juga siap menjadi bagian dari proses mencari solusi dan menyukseskan program yang telah dirancang.
“BEM siap menjadi mitra dalam membantu menyukseskan program fakultas. Kami ingin menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar pengkritik. Dan juga semoga pihak birokrasi memberikan output yang sama terhadap program kelembagaan mahasiswa setingkat jurusan dan fakultas,” tegasnya.
Ia berharap komunikasi antara mahasiswa dan pihak fakultas dapat semakin terbuka di bawah kepemimpinan baru. Ruang dialog yang sehat dinilai penting agar berbagai kebijakan yang diambil benar-benar mampu menjawab kebutuhan mahasiswa serta mendukung kemajuan Fakultas Teknik UHO.
Menutup pernyataannya, Nurafni menitipkan pesan kepada Prof. Sudarsono agar menjalankan amanah sebagai dekan dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan mahasiswa siap mendukung kepemimpinan yang visioner, inklusif dan terbuka terhadap masukan.
“Jagalah amanah ini dengan hati. Kami mendukung kepemimpinan yang visioner dan inklusif. Selamat bekerja, Prof!” tutup Nurafni.
Laporan: Andi Mahfud

14 hours ago
10

















































