SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kendari memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan coffee morning bertajuk “Memperkuat Sinergi TNI AL dan Insan Pers dalam Mewujudkan Informasi yang Akurat, Edukatif, dan Berimbang” yang digelar di Markas Komando (Mako) Lanal Kendari, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu dipimpin langsung oleh Komandan Lanal (Danlanal) Kendari, Kolonel Laut (P) M. Sati Lubis, S.T., M.Sc., CHRMP. Hadir pula Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tenggara, Sarjono, S.Sos., M.AP., para pimpinan media, serta puluhan jurnalis dari media cetak, elektronik, dan siber.
Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Laut (P) M. Sati Lubis memperkenalkan diri sebagai Danlanal Kendari yang baru setelah resmi menjabat sejak pertengahan Juli 2026. Ia menegaskan komitmennya membangun hubungan yang harmonis, terbuka, dan saling mendukung dengan insan pers di Sulawesi Tenggara.
Menurutnya, di tengah era keterbukaan informasi, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan berbagai program dan kegiatan TNI Angkatan Laut kepada masyarakat.
“Di era keterbukaan informasi saat ini, tidak ada lagi hal yang perlu ditutup-tutupi. Peran pers sangat krusial dalam menyebarluaskan informasi kinerja maupun kegiatan TNI AL kepada masyarakat. Tanpa adanya publikasi dari media, sebaik apa pun tugas yang kita kerjakan di lapangan tidak akan tersampaikan dengan maksimal,” ujar M. Sati Lubis.
Mantan Komandan Satuan Kapal Bantu (Satban) Koarmada II itu juga mengajak media untuk terus membangun kolaborasi dalam menghadirkan pemberitaan yang objektif, jujur, dan berimbang sehingga mampu memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus mendukung citra positif daerah.
Sementara itu, Ketua PWI Sultra, Sarjono, mengapresiasi langkah Lanal Kendari yang membuka ruang silaturahmi dan dialog bersama wartawan. Menurutnya, hubungan yang baik antara institusi dan media menjadi modal penting dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat.
Sarjono mengingatkan seluruh wartawan agar tetap berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik, khususnya Pasal 3 yang mengatur kewajiban menguji informasi dan melakukan konfirmasi sebelum memublikasikan berita.
“Wartawan sudah seharusnya mematuhi Kode Etik Jurnalistik dengan selalu menguji informasi dan melakukan verifikasi. Kode etik ini adalah benteng pertahanan wartawan dalam menjaga independensi dan tanggung jawab publik. Kami sangat menyambut baik keterbukaan Danlanal Kendari untuk bersinergi dan berdiskusi demi terciptanya iklim informasi yang sehat di Sultra,” kata Sarjono.
Suasana coffee morning berlangsung santai dan interaktif. Kegiatan diawali dengan pembacaan pantun oleh Danlanal Kendari, kemudian dilanjutkan dengan dialog bersama para jurnalis mengenai berbagai isu kemaritiman, keterbukaan informasi, serta pentingnya sinergi antara TNI Angkatan Laut dan media dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan berimbang kepada masyarakat.
Laporan: Riswan

14 hours ago
9

















































