RAKER APEKSI Komwil VI, Wali Kota Ternate Dorong Penguatan Kolaborasi Antar Daerah

1 day ago 6

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Wali Kota Ternate, Dr. H. M. Tauhid Soleman, M.Si, Sekaligus Wakil I Apeksi Komisariat Wilayah (Komwil) VI Tahun 2026 menegaskan bahwa Rapat Kerja (RAKER) Apeksi Komisariat Wilayah (Komwil) VI Tahun 2026 tidak hanya membahas persoalan pengelolaan sampah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antardaerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di kawasan Indonesia Timur.

Pernyataan tersebut disampaikan Tauhid Soleman usai pembukaan RAKER Apeksi Komwil VI yang berlangsung di Hotel Claro Kendari, Selasa (3/6/2026). Menurutnya, Apeksi memiliki peran strategis sebagai wadah bagi pemerintah kota untuk saling bertukar pengalaman dan membangun kerja sama di tengah keterbatasan fiskal yang dihadapi banyak daerah.

Ia menjelaskan, kondisi keuangan daerah yang terbatas saat ini menuntut pemerintah kota untuk lebih kreatif dan terbuka dalam membangun kolaborasi. Sebab, berbagai persoalan pembangunan tidak dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri.

“Apeksi bukan hanya berbicara soal sampah, tetapi juga bagaimana mendorong daerah agar tetap berdaya dan berkembang meskipun berada dalam kondisi fiskal yang terbatas. Karena itu, kolaborasi menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.

Tauhid mencontohkan salah satu bentuk kolaborasi yang saat ini telah berjalan, yakni promosi sektor pariwisata yang difasilitasi pemerintah pusat bersama Apeksi. Melalui program tersebut, sejumlah daerah diberi kesempatan memperkenalkan potensi wisatanya kepada masyarakat luas melalui kegiatan promosi yang berlangsung di salah satu hotel terbesar di Indonesia.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti bahwa kerja sama antardaerah mampu membuka peluang yang lebih besar dibandingkan jika setiap kota bergerak sendiri-sendiri dalam mempromosikan potensi yang dimiliki.

“Ke depan kita tidak bisa bekerja sendiri. Seperti yang disampaikan Ibu Wali Kota Kendari, tidak ada satu kota yang maju sendiri. Yang kita inginkan adalah seluruh kota dapat tumbuh dan berkembang bersama,” katanya.

Selain itu, Tauhid juga menyoroti isu pengelolaan sampah yang menjadi tema utama RAKER Apeksi Komwil VI tahun ini. Ia menilai persoalan sampah, khususnya sampah di kawasan pesisir dan perairan, perlu mendapat perhatian serius karena sebagian besar kota di wilayah Indonesia Timur berada di daerah pesisir.

Menurutnya, penanganan sampah di wilayah pesisir tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kerja sama lintas daerah, baik antara pemerintah kota maupun pemerintah kabupaten yang saling berbatasan, agar solusi yang dihasilkan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

“Persoalan lingkungan dan sampah harus ditangani secara bersama-sama. Kota-kota di Indonesia Timur sebagian besar berada di wilayah pesisir, sehingga kolaborasi menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari,” jelasnya.

Ia berharap hasil RAKER Apeksi Komwil VI Tahun 2026 dapat melahirkan berbagai rekomendasi dan program kerja yang memperkuat sinergi antardaerah, sekaligus menjadi solusi nyata bagi persoalan lingkungan, pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan Indonesia Timur.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|