Petani yang Hilang di Kebun Andoolo Ditemukan Selamat, Operasi SAR Resmi Ditutup

10 hours ago 5

SULTRAKINI.COM: KONAWE SELATAN – Kabar menggembirakan datang dari operasi pencarian seorang petani yang sebelumnya dilaporkan hilang di area perkebunan Desa Andoolo, Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konawe Selatan. Korban bernama Tani (45) akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat setelah sempat dinyatakan hilang selama beberapa hari.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Kendari, Amiruddin A.S., mengatakan korban ditemukan pada Rabu (3/6/2026) dini hari sekitar pukul 00.27 Wita. Informasi tersebut diterima dari tim SAR gabungan yang berada di lapangan.

Korban ditemukan oleh pihak keluarga sekitar 1,2 kilometer ke arah timur dari lokasi terakhir yang diketahui (Last Known Position/LKP). Saat ditemukan, kondisi korban dilaporkan selamat, namun terlihat lemas dan kebingungan setelah beberapa hari berada di area perkebunan.

Setelah ditemukan, tim bersama keluarga segera melakukan evakuasi dan membawa korban kembali ke rumahnya untuk mendapatkan penanganan serta pemulihan kondisi fisik.

“Korban ditemukan dalam keadaan selamat. Selanjutnya korban dievakuasi ke rumah korban,” kata Amiruddin dalam keterangan resmi yang diterima dari Basarnas Kendari.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR kondisi membahayakan manusia terhadap seorang warga yang hilang di kebun Desa Andoolo resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian juga telah dikembalikan ke satuan masing-masing.

Operasi pencarian tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya SMC dan staf SMC KPP Kendari, Rescuer KPP Kendari, Damkar Konawe Selatan, Polsek Andoolo, masyarakat sekitar, serta keluarga korban. Tim gabungan didukung sejumlah peralatan seperti rescue car, ambulans, motor trail, peralatan medis, peralatan evakuasi, drone thermal, perangkat komunikasi, dan perlengkapan keselamatan lainnya.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang sejak Sabtu, 31 Mei 2026. Saat itu sekitar pukul 09.00 Wita, Tani berangkat ke kebun untuk mencari kemiri. Sekitar pukul 10.00 Wita, keluarga mengantarkan makanan dan mendapati korban masih berada di lokasi. Korban sempat menyampaikan rencananya untuk mencari tali resam yang biasa digunakan sebagai bahan anyaman di sekitar area kebun.

Namun ketika keluarga kembali ke kebun pada pukul 15.00 Wita, korban sudah tidak berada di lokasi. Yang ditemukan hanya tumpukan kemiri hasil yang telah dikumpulkannya. Pencarian kemudian dilakukan oleh keluarga dan warga setempat, tetapi tidak membuahkan hasil hingga akhirnya dilaporkan ke Basarnas Kendari. Berkat kerja sama tim SAR gabungan dan masyarakat, korban akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, sehingga operasi pencarian dapat ditutup dengan hasil yang menggembirakan.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|