Sudah Sehari Tak Pulang, Kakek dan Cucu Dilaporkan Hilang di Perairan Bombana

6 hours ago 8

SULTRAKINI.COM: BOMBANA – Seorang nelayan bersama cucunya yang masih berusia 6 tahun dilaporkan hilang kontak saat melaut di sekitar perairan Pulau Basa, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kedua korban yakni Darmasin (63) dan cucunya, Dicky Saputra (6). Keduanya merupakan warga Pulau Sagori, Desa Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari Amiruddin AS mengatakan, laporan hilangnya kedua korban diterima Comm Centre KPP Kendari pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 05.55 Wita.

Informasi tersebut disampaikan Mursidin yang merupakan anak dari Darmasin. Ia melaporkan longboat yang digunakan ayah dan anaknya tersebut belum kembali setelah pergi melaut.

Berdasarkan kronologi, Darmasin bersama anak dan cucunya pergi memancing pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 13.00 Wita. Mereka menggunakan dua longboat, dengan Darmasin dan Dicky berada dalam satu perahu, sementara anak korban menggunakan longboat lainnya seorang diri.

Sekitar pukul 13.30 Wita, longboat yang digunakan anak korban sempat singgah di Sikeli untuk memberikan ikan kepada keluarga. Setelah itu, ia kembali melanjutkan perjalanan untuk memancing.

Darmasin dan Dicky terakhir kali terlihat oleh anak korban sekitar pukul 17.00 Wita. Saat itu, keduanya berada sekitar 2 nautical mile (NM) dari Pulau Basa.

Keduanya biasanya kembali dari melaut pada keesokan harinya. Namun hingga Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 10.00 Wita, Darmasin dan Dicky belum juga tiba di Pulau Sagori.

Pihak keluarga bersama masyarakat sekitar telah melakukan pencarian secara mandiri. Namun, hingga laporan diterima KPP Kendari, keberadaan kedua korban belum berhasil ditemukan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 06.15 Wita Tim Rescue Pos SAR Kolaka diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan pertolongan. Jarak lokasi kejadian dengan Pos SAR Kolaka diperkirakan sekitar 51 NM atau kurang lebih 94 kilometer.

Dalam operasi pencarian, tim melibatkan SMC dan staf SMC, Pos SAR Kolaka, nelayan sekitar serta keluarga korban. Tim membawa Rescue Carrier, Rigid Inflatable Boat (RIB), kapal nelayan, AquaEye, peralatan medis, evakuasi, komunikasi dan perlengkapan keselamatan lainnya.

Kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan cerah dengan angin berkecepatan sekitar 20 kilometer per jam dari arah timur. Ketinggian gelombang mencapai 1–2 meter berdasarkan informasi BMKG.

Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap Darmasin dan Dicky Saputra. Perkembangan operasi pencarian akan disampaikan KPP Kendari setelah tim memperoleh informasi terbaru dari lapangan.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|