Dies Natalis ke-45 UHO Resmi Ditutup, Civitas Akademika Rayakan Puncak Perayaan

2 days ago 19

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Rangkaian Dies Natalis ke-45 Universitas Halu Oleo (UHO) resmi ditutup dalam suasana meriah di Auditorium Mokodompit UHO, Sabtu (12/9/2026). Penutupan tersebut dihadiri ribuan peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, serta tamu undangan.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-45 UHO, Dr. Herman, S.H., LL.M., mengatakan seluruh rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak Agustus 2026. Berbagai kegiatan digelar sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-45 UHO sekaligus mempererat hubungan seluruh keluarga besar kampus.

Menurut Herman, rangkaian kegiatan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga ruang untuk mempertemukan seluruh elemen UHO dalam suasana kebersamaan. Hal itu terlihat dari antusiasme civitas akademika mengikuti berbagai kegiatan yang telah disiapkan panitia.

Beragam perlombaan turut memeriahkan Dies Natalis ke-45 UHO. Kegiatan tersebut di antaranya sepak bola, bulu tangkis, tenis meja, menyanyi, domino, catur, serta sejumlah perlombaan lainnya yang melibatkan peserta dari berbagai fakultas dan unit kerja di lingkungan UHO.

Dr. Herman menilai semangat kompetisi dalam berbagai perlombaan tersebut bukan menjadi tujuan akhir. Justru, setiap pertandingan diharapkan menjadi sarana membangun kebersamaan dan memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan kampus.

“Setelah selesai game kita salaman. Inilah mengisyaratkan bahwa kita di UHO itu adalah keluarga besar,” ujar Herman dalam sambutannya pada acara penutupan.

Ia mengatakan dalam sebuah keluarga sangat mungkin terjadi perbedaan pendapat maupun persoalan. Namun, hal tersebut seharusnya tidak menjadi penghalang untuk kembali bersatu dan bersama-sama membangun institusi.

“Dalam keluarga itu bisa saja ada salah paham, ada masalah, tapi pada akhirnya itu adalah bagian dari bumbu-bumbu yang menjadikan kita lebih menyatu lagi untuk UHO yang lebih baik,” katanya.

Dr. Herman juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian Dies Natalis ke-45 dengan antusias. Menurutnya, partisipasi seluruh civitas akademika menjadi salah satu faktor yang membuat kegiatan berlangsung semarak hingga acara puncak.

Pada kesempatan tersebut, panitia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan rangkaian kegiatan terdapat kekurangan maupun hal-hal yang kurang berkenan. Herman menyebut kekurangan tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan yang lebih baik ke depan.

Selain berbagai perlombaan, momentum penutupan juga diisi dengan pemberian penghargaan serta apresiasi kepada sejumlah pihak yang dinilai memiliki kontribusi terhadap perjalanan UHO. Panitia turut memberikan penghormatan kepada para mantan rektor UHO yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Dr. Herman mengatakan para mantan rektor merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan dan perkembangan UHO hingga saat ini. Ia berharap gagasan dan pengalaman para mantan pimpinan kampus tersebut dapat terus menjadi bahan pembelajaran bagi generasi UHO berikutnya.

“Artinya mereka itu adalah bagian yang tidak terpisahkan dari perkembangan Universitas Halu Oleo,” tuturnya.

Ia menambahkan, kebersamaan yang terbangun selama Dies Natalis ke-45 diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Semangat persaudaraan, silaturahmi, dan kerja bersama yang muncul selama rangkaian kegiatan diharapkan terus dijaga dalam kehidupan akademik sehari-hari.

Penutupan Dies Natalis ke-45 UHO akhirnya menjadi momentum untuk memperkuat kembali semangat keluarga besar universitas. Setelah seluruh rangkaian kegiatan berakhir, civitas akademika diharapkan membawa semangat kebersamaan tersebut untuk terus mendorong UHO menjadi perguruan tinggi yang semakin maju.

Laporan: Mardiyah Adinda

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|