SULTRAKINI.COM: KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar prosesi wisuda dalam dua sesi pada Sabtu (22/8/2026) di Auditorium Mokodompit UHO, Kendari. Rangkaian wisuda tersebut dipimpin Plt Rektor UHO Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., M.Eng., yang juga menjabat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) pada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek).
Pelaksanaan wisuda dibagi menjadi sesi pagi atau Periode VII dan sesi siang atau Periode VIII. Pembagian menjadi dua sesi tersebut membuat seluruh rangkaian prosesi dapat berlangsung secara bertahap di tengah agenda pimpinan UHO yang juga memiliki tugas di tingkat nasional.
Dalam dua sesi tersebut, sebanyak 1.506 wisudawan dan wisudawati resmi menyandang gelar akademik. Sebanyak 763 lulusan mengikuti wisuda pada Periode VII, sementara 743 lulusan mengikuti prosesi pada Periode VIII.
Pada sesi pagi atau Periode VII, predikat wisudawan terbaik tingkat universitas diraih Nur Hikmah dari Program Studi Manajemen S1, Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Ia mencatat IPK 3,95 dan menyelesaikan pendidikan dalam waktu 3 tahun 11 bulan.
Sementara pada sesi siang atau Periode VIII, predikat wisudawan terbaik tingkat universitas diraih Liberthy Mendila Tappo dari Program Studi Kesehatan Masyarakat S1, Fakultas Kesehatan Masyarakat. Ia meraih IPK 3,91 dengan lama studi 4 tahun 0 bulan.
Dalam sambutannya, Prof. Khairul menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, disiplin, serta doa dan dukungan orang tua dan keluarga.
Prof. Khairul juga mengingatkan para lulusan bahwa wisuda bukan akhir dari perjalanan pendidikan. Setelah meninggalkan kampus, para alumni akan menghadapi dunia kerja dan masyarakat yang membutuhkan kemampuan beradaptasi, kreativitas, inovasi serta integritas.
Para lulusan juga diminta terus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurutnya, kemampuan akademik saja tidak cukup karena tantangan setelah lulus membutuhkan pola pikir yang adaptif dan kemampuan menyelesaikan berbagai persoalan.
Pada Periode VII, 763 lulusan berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Program Doktor dan Magister hingga program sarjana dan diploma di berbagai fakultas. Sedangkan Periode VIII diikuti 743 lulusan dari Program Magister dan sarjana dari sejumlah fakultas di UHO.
Dua sesi wisuda tersebut juga menjadi momentum UHO memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik tingkat program studi. Para lulusan dengan capaian akademik terbaik diberikan apresiasi sesuai program studi dan fakultas masing-masing.
Selain memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik, UHO mengajak para alumni untuk tetap menjaga nama baik almamater. Para lulusan diharapkan mampu memberikan kontribusi melalui pekerjaan, karya, prestasi maupun pengabdian kepada masyarakat.
UHO juga mengingatkan para alumni untuk berpartisipasi dalam Tracer Study melalui laman yang telah disediakan kampus. Data tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi untuk mengetahui kondisi lulusan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan dan menyesuaikan kompetensi dengan kebutuhan dunia kerja.
Dalam kesempatan tersebut, pimpinan UHO turut menyampaikan apresiasi kepada orang tua, keluarga, dosen dan tenaga kependidikan yang telah mendukung perjalanan pendidikan para wisudawan. Penghargaan juga diberikan kepada panitia, petugas keamanan, tenaga kebersihan dan seluruh pihak yang membantu pelaksanaan prosesi wisuda.
Dengan selesainya dua rangkaian wisuda tersebut, sebanyak 1.506 lulusan Periode VII dan VIII resmi menyandang gelar akademik. Nur Hikmah dan Liberthy Mendila Tappo menjadi dua nama yang mencatat prestasi sebagai lulusan terbaik tingkat universitas pada masing-masing sesi, setelah menyelesaikan pendidikan dengan capaian akademik tertinggi.
Laporan: Andi Mahfud

11 hours ago
8

















































