SULTRAKINI.COM: KENDARI – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhammad Endang SA, S.Sos., S.H., M.AP., yang juga merupakan salah satu dari 13 Presidium Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sulawesi Tenggara periode 2022–2027, menyampaikan pandangan reflektifnya terkait kondisi bangsa dan daerah dalam sebuah kesempatan silaturahmi Ramadan.
Dalam sambutannya, ia mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dinamika perjalanan bangsa, baik di tingkat nasional maupun daerah, khususnya Sulawesi Tenggara.
Menurutnya, jika menilik kembali kritik sejarah yang pernah disuarakan pada tahun 1998, kondisi saat ini menunjukkan tantangan yang tidak ringan.
Ia menyinggung berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat, mulai dari keresahan sosial, persoalan ekonomi seperti koperasi Merah Putih, hingga wacana penguatan pertahanan dengan konsep satu kabupaten satu batalion.
Menurutnya, berbagai dinamika tersebut menuntut kontribusi semua elemen, termasuk alumni HMI, untuk tetap mengambil peran strategis sesuai kapasitas masing-masing.
Dalam suasana penuh refleksi di bulan suci Ramadan, ia juga mengajak seluruh kader dan alumni untuk melakukan muhasabah, mengingat kembali tugas ke-HMI-an dalam mewujudkan masyarakat adil dan makmur.
Ia menekankan bahwa di manapun berada, setiap individu memiliki tanggung jawab moral terhadap daerah dan bangsa.
Mengakhiri pesannya, ia mengutip makna “pulang” sebagaimana yang sempat disampaikan Wakil Gubernur Sultra dalam forum sebelumnya. Menurutnya, di era digital dengan kemudahan akses internet dan peta daring, makna pulang tidak sekadar kembali secara fisik, tetapi juga kembali pada nilai-nilai kebaikan dan pengabdian.
Ia berharap setiap momentum kepulangan, termasuk dalam suasana Ramadan dan mudik, dapat dirayakan dengan suka cita serta menjadi ruang refleksi untuk berbuat lebih baik bagi daerah dan bangsa.
Laporan: Andi Mahfud

13 hours ago
6
















































