Mahasiswa UHO Tembus Panggung Nasional, Inovasi Filter Air Ramah Lingkungan Ukir Prestasi

4 hours ago 6

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO). Tim mahasiswa lintas fakultas berhasil meraih Juara 2 (Silver Medal) dalam ajang National Essay Competition 2 (NESCO 2) pada sub-tema teknologi.

Tim tersebut terdiri dari Sofyan dan Neneng Setia Ningsih (Ilmu Komunikasi), Sri Purnamasari dan Amalia Dwi Kurnia (Pendidikan Ekonomi), serta Magfirah Syahra Ramadhani (Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan). Kelimanya merupakan mahasiswa semester empat yang berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Kompetisi ini diselenggarakan oleh Pusat Riset Siswa, Mahasiswa, dan Akademisi (PRISMA) bekerja sama dengan STMIK PKIA Pradnya Paramita (STIMATA), Fakultas Sains dan Teknologi Informasi Universitas Widya Gama, serta Departemen Tata Boga Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Kegiatan berlangsung pada 18–19 April 2026 di Malang Creative Center, Kota Malang.

Ajang berskala nasional ini diikuti oleh 833 peserta yang tergabung dalam 305 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Proses seleksi dilakukan secara bertahap, dimulai dari pengumpulan esai, penilaian oleh dewan juri, hingga penentuan finalis yang kemudian mempresentasikan karya mereka secara langsung di babak final.

Dalam kompetisi tersebut, tim UHO mengusung esai berjudul “Smart Eco-Filter: Inovasi Filter Air dengan Media Cangkang Kerang Hijau Berbasis IoT untuk Penjernihan Air Tercemar di Pulau Wawonii.” Karya ini mengangkat persoalan krisis air bersih di Pulau Wawonii akibat aktivitas pertambangan nikel yang berdampak pada pencemaran sumber air masyarakat.

Sebagai solusi, tim menawarkan konsep Smart Eco-Filter, yakni sistem penjernihan air yang mengombinasikan teknologi filtrasi ramah lingkungan dengan fitur cerdas berbasis Internet of Things (IoT). Inovasi ini memanfaatkan limbah cangkang kerang hijau sebagai media filtrasi alami yang dinilai efektif, ekonomis, dan berkelanjutan.

Melalui gagasan tersebut, tim berharap inovasi yang ditawarkan tidak hanya mampu meningkatkan kualitas air bersih bagi masyarakat terdampak, tetapi juga menjadi solusi ramah lingkungan dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam menjawab berbagai persoalan di masyarakat.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|