Desa Wisata Namu Jadi Tuan Rumah Global Cultural Immersion Program 2026, Dihadiri 8 Negara

3 hours ago 3

SULTRAKINI.COM: KENDARI– Desa Wisata Namu resmi ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan Global Cultural Immersion Program 2026 yang dirangkaikan dengan Outing Class Internasional. Kegiatan bernuansa wisata edukasi ini akan menghadirkan perwakilan akademisi dan mahasiswa dari delapan negara, dan dijadwalkan berlangsung pada April 2026.

Program berskala internasional tersebut merupakan hasil kerja sama antara pengelola Desa Wisata Namu dengan Universitas Muhammadiyah Kendari melalui Direktorat Kerja Sama dan Internasionalisasi.

Salah satu panitia kegiatan, Ahmad Nizar, menyampaikan bahwa kepercayaan ini merupakan buah dari komitmen jangka panjang UM Kendari dalam mendukung pengembangan desa wisata berbasis edukasi dan budaya.

“Kami mewakili pengelola, pemerintah, dan masyarakat Desa Wisata Namu mengucapkan terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Kendari yang sejak beberapa tahun terakhir konsisten mendukung pengembangan desa wisata ini. Melalui kegiatan internasional seperti Global Cultural Immersion Program, kami semakin optimistis Namu dapat dikenal secara global. Pada prinsipnya, Desa Wisata Namu sudah siap menyambut peserta dengan sejumlah agenda yang telah dibahas bersama,” ujar Nizar.

Ia menambahkan, saat ini pihak UM Kendari tengah mempersiapkan konsep kegiatan dan kesiapan peserta secara matang. Berdasarkan data awal, peserta yang akan hadir berasal dari delapan negara dengan jumlah sekitar 20 orang, ditambah pendamping, sehingga total diperkirakan mencapai 30 hingga 40 peserta.

“Pelaksanaan direncanakan pada April 2026. Kami terus mematangkan konsep kegiatan agar berjalan optimal dan memberikan kesan positif bagi peserta internasional,” tutupnya.

Adapun konsep Global Cultural Immersion Program 2026 mengintegrasikan wisata dan edukasi atau edu wisata. Sejumlah agenda utama yang akan dilaksanakan meliputi Academic and Cultural Exchange Session, Campus Exploration, Networking with International Students, Authentic Local Culinary Experience, serta pemberian International Participation Certificate.

Selain itu, peserta juga akan mengikuti kegiatan eksplorasi Desa Wisata Namu, seperti diving, snorkeling, dan watersport. Seluruh peserta dikenakan kontribusi sesuai dengan paket kegiatan yang telah ditetapkan panitia.

Melalui program ini, Desa Wisata Namu diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai destinasi unggulan berbasis budaya, pendidikan, dan pariwisata berkelanjutan di Sulawesi Tenggara.***

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|