Beli Motor dari Pelaku Curanmor, Anggota Lanud Haluoleo Diperiksa Polisi

5 hours ago 5
Gambar: Pengungkapan curanmor polresta Kendari ( Foto: Riswan/ Sultrakini.com)

SULTRAKINI.COM: KENDARI — Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polresta Kendari berkoordinasi dengan Denpom TNI AU Lanud Haluoleo untuk memeriksa seorang oknum anggota TNI AU terkait perkara dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Pemeriksaan berlangsung di Lanud Haluoleo pada Rabu (25/2/2026) malam sekitar pukul 21.30 WITA.

Anggota yang diperiksa berinisial Prada TH, personel TA GPL Lanud Haluoleo. Proses pemeriksaan dilakukan tim Satreskrim dengan pendampingan piket Provost dan personel Polisi Militer AU setempat.

Kasus ini berkaitan dengan perkara curanmor dengan dua tersangka berinisial MAY dan RS, sebagaimana tertuang dalam laporan polisi Nomor: B/44/I/2026/SPKT/Polres Kendari/Polda Sulawesi Tenggara tertanggal 28 Januari 2026.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Welliwanto Malau, mengatakan pemeriksaan saksi telah selesai dan berlangsung aman serta kondusif. Dalam keterangannya kepada penyidik, Prada TH mengaku tidak mengenal kedua tersangka secara pribadi.

“Ia hanya pernah bertemu satu kali saat transaksi jual beli satu unit motor Honda CRF warna merah, dan motor itu sudah dikembalikan ke Polsek Ranomeeto,” ujar Malau, Kamis (26/2).

Prada TH juga membantah pernah membeli sepeda motor Yamaha Mio M3 warna biru dengan nomor polisi A 5188 JH sebagaimana disebut dalam penyidikan. Ia menegaskan tidak pernah melakukan transaksi apa pun terkait kendaraan tersebut dengan para tersangka.

Namun, ia mengakui pernah membeli satu unit Honda CRF warna merah dari kedua tersangka di Dusun III, Desa Amoito Siama, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan.

Di sisi lain, penyidik masih mendalami pengakuan para tersangka yang menyebut telah tujuh kali menjual motor hasil curian kepada Prada TH. “Pengakuan tersebut masih dalam proses pendalaman,” kata Malau.

Polisi memastikan penyidikan perkara terus berjalan secara profesional dengan koordinasi lintas instansi guna mengungkap kemungkinan jaringan penjualan kendaraan hasil curian secara lebih luas. Hingga berita ini diterbitkan, konfirmasi tambahan dari pihak terkait masih diupayakan.

Laporan: Riswan

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|