Abu Hasan: Jabatan dan Kekuasaan Harus Disertai Kehati-hatian dan Integritas

20 hours ago 7

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Dalam kegiatan buka puasa dan salat tarawih bersama Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sulawesi Tenggara, sambutan juga disampaikan oleh Drs. H. Abu Hasan, M.Pd., alumni HMI sekaligus mantan Bupati Buton Utara periode 2016–2021.

Mengawali sambutannya, Abu Hasan mengutip hadis Nabi Muhammad SAW tentang orang-orang yang paling lama masuk surga adalah mereka yang memiliki kedudukan dan jabatan. Ia mencontohkan kisah Nabi Sulaiman AS yang selain sebagai nabi juga seorang raja dengan kekuasaan dan harta yang melimpah.

“Jabatan itu harus disikapi dengan hati-hati. Semakin besar amanah, semakin besar pula pertanggungjawabannya,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam sejarah sahabat Nabi, orang-orang yang memiliki kekayaan dan kedudukan membutuhkan waktu lebih lama dalam pertanggungjawaban di akhirat dibanding mereka yang tidak memiliki jabatan atau harta berlebih. Hal tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bagi siapa pun yang sedang memegang amanah publik.

Dalam suasana santai yang sesekali diselingi candaan dan disambut tawa hadirin, Abu Hasan juga menyinggung dinamika politik yang pernah ia jalani. Ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan politik tidak mengubah identitas dan nilai perjuangannya sebagai kader.

“Di mana pun saya berada, identitas saya sebagai kader dan nilai perjuangan tetap sama. Tujuan kita tetap NKRI dan pendidikan yang berlandaskan nilai Islam,” katanya.

Ia mengibaratkan partai politik sebagai satu rumah besar dengan kamar yang berbeda-beda. Menurutnya, perpindahan ruang bukan berarti meninggalkan nilai, melainkan bagian dari proses pembelajaran dan ikhtiar pengabdian.

Lebih lanjut, Abu Hasan menegaskan bahwa dirinya ingin tetap berkiprah berdasarkan ilmu, pengalaman, dan kemampuan yang dimiliki. Baginya, jabatan bukan tujuan akhir, melainkan sarana untuk memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.

Menutup sambutannya, ia mengajak kader dan alumni HMI untuk terus menjaga integritas, memperkuat kapasitas diri, serta menjadikan momentum Ramadan sebagai ruang introspeksi dalam menjalankan amanah, baik di ranah organisasi maupun di ruang publik.

Suasana penyampaian sambutan berlangsung hangat, penuh canda, namun tetap sarat pesan moral tentang tanggung jawab kepemimpinan dan pentingnya konsistensi nilai dalam perjalanan pengabdian.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|