Universitas Halu Oleo Kukuhkan Delapan Guru Besar dari Empat Fakultas

12 hours ago 3

SULTRAKINI.COM: Kendari — Universitas Halu Oleo (UHO) mengukuhkan delapan Guru Besar pada Senin, 9 Februari 2026, dalam Sidang Terbuka Senat Universitas yang digelar di Auditorium Mokodompit Universitas Halu Oleo.

Pengukuhan tersebut dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, jajaran Senat Universitas, Dewan Guru Besar, pimpinan universitas, serta civitas akademika UHO.

Acara pengukuhan berlangsung meriah dan penuh suasana kebahagiaan. Raut bangga tampak dari para Guru Besar yang dikukuhkan beserta keluarga dan teman dosen lainnya, diiringi tepuk tangan hadirin yang memenuhi auditorium. Suasana khidmat namun hangat terasa sepanjang prosesi, menandai capaian akademik tertinggi yang diraih melalui dedikasi dan pengabdian panjang di dunia pendidikan.

Rektor Universitas Halu Oleo, Dr. Herman, S.H., LL.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa jabatan Guru Besar merupakan jabatan akademik tertinggi di perguruan tinggi yang tidak mudah untuk diraih.

“Dari sekitar 1.600 dosen di Universitas Halu Oleo, saat ini terdapat 171 Guru Besar. Sebanyak 143 telah dikukuhkan, delapan dikukuhkan hari ini, dan 19 lainnya masih menunggu untuk dikukuhkan,” ujar Dr. Herman.

Ia menambahkan, capaian tersebut membuat persentase Guru Besar UHO telah mencapai 11,4 persen, melampaui target 10 persen dari total jumlah dosen.

Pada pengukuhan kali ini, tiga Guru Besar berasal dari Fakultas Pertanian, tiga dari Fakultas Teknik, satu dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta satu dari Fakultas Ilmu Budaya.

Adapun delapan Guru Besar yang dikukuhkan yaitu:

1. Prof. Dr. Akhmad Marhadi, S.Sos., M.Si. – Fakultas Ilmu Budaya (FIB).

2. Prof. Dr. Ir. Fransiscus Suramas Rembon, M.Sc. – Fakultas Pertanian.

3. Prof. Dr. Rachmawati Hasid, M.Si. – Fakultas Pertanian.

4. Prof. Dr. Ir. Anas Nikoyan, M.Si. – Fakultas Pertanian.

5. Prof. Dr. Wali Aya Rumbia, S.E., M.Si. – Fakultas Ekonomi danf Bisnis (FEB).

6. Prof. Dr. Eng. Lukas Kano Mangalla, S.T., M.T., IPM. – Fakultas Teknik.

7. Prof. Dr. Ir. Ahmad Syarif Sukri, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng. – Fakultas Teknik.

8. Prof. Dr. Eng. Ir. Sudarsono, S.T., M.Eng. – Fakultas Teknik.

Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa predikat Guru Besar tidak hanya dimaknai sebagai pemenuhan syarat akademik, tetapi juga sebagai bentuk pengamalan ilmu pengetahuan sesuai bidang kepakaran masing-masing.

“Guru Besar itu bukan sekadar capaian administratif atau publikasi ilmiah. Semakin banyak ilmu kita dimanfaatkan, maka semakin bermakna raihan Guru Besar tersebut. Jangan berhenti pada predikat profesor, tetapi terus berkarya untuk umat manusia,” tegasnya.

Acara pengukuhan ditutup dengan doa dan harapan agar para Guru Besar yang dikukuhkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, Universitas Halu Oleo, dan masyarakat luas.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|