UHO Dipercaya Susun Rekomendasi Kajian SPBG di Wilayah Terpencil

10 hours ago 4

SULTRAKINI.COM: KENDARI- Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Universitas Halu Oleo, Dr. Herman, S.H., LL.M., menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Universitas Halu Oleo (UHO) oleh Badan Gizi Nasional dalam pelaksanaan kegiatan penyusunan rekomendasi kebijakan.

Kegiatan penandatanganan kontrak dan pembahasan rencana kerja antara Badan Gizi Nasional dan Universitas Halu Oleo ini dilaksanakan pada Rabu, 8 April 2025, di lantai 4 Rektorat UHO.

Kepercayaan tersebut berkaitan dengan kajian tipologi SPPG di wilayah terpencil, di mana UHO menjadi salah satu dari lima perguruan tinggi yang terpilih secara nasional.

“Sebagai pimpinan universitas, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ini. Dari sekian banyak perguruan tinggi, hanya lima yang dipilih, dan UHO menjadi salah satunya,” ujar Herman.

Ia menegaskan bahwa amanah tersebut akan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, baik, dan benar. Menurutnya, program ini tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan hak warga negara Indonesia, khususnya di daerah terpencil, tetapi juga merupakan bagian dari misi kemanusiaan.

“Daerah terpencil juga harus mendapatkan perhatian khusus, terutama dalam pemenuhan gizi masyarakat. Hal ini penting agar tidak terjadi kesenjangan dengan wilayah lain yang telah merasakan manfaat program pemerintah,” jelasnya.

Herman juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan akses wilayah, kendala distribusi, serta berbagai hambatan teknis lainnya. Namun demikian, ia optimistis bahwa melalui kegiatan ini, berbagai permasalahan tersebut dapat diidentifikasi dan dicarikan solusinya.

Saat ini, program pemenuhan gizi tersebut telah menjangkau sekitar 60 juta penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia. Oleh karena itu, kajian yang dilakukan diharapkan mampu memperkuat implementasi kebijakan pemerintah, khususnya dalam menjangkau daerah-daerah terpencil.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan rekomendasi kebijakan yang komprehensif, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi. Dengan kolaborasi tersebut, upaya pemenuhan gizi nasional, khususnya di wilayah terpencil, dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|