SULTRAKINI.COM: KENDARI – Bakal Calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) nomor urut 3, Dr. Herman, S.H., LL.M., menegaskan keputusannya maju dalam Pemilihan Rektor (Pilrek) UHO periode 2026–2030 didasari komitmen menjaga netralitas dan menuntaskan berbagai program yang telah mulai dijalankannya. Pernyataan itu disampaikan usai pemaparan visi, misi, dan program kerja di Auditorium Mokodompit UHO, Selasa (30/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Herman menjelaskan bahwa pencalonannya bukan semata-mata untuk mengikuti kontestasi, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab terhadap berbagai agenda yang telah dirintis selama mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO.
Menurutnya, sejak awal dirinya berupaya menjaga sikap netral di tengah dinamika Pilrek. Meski bukan anggota senat, ia mengaku tetap berada dalam posisi yang dinilai dapat memengaruhi arah dukungan sehingga memilih mengambil langkah yang dianggap paling tepat.
Herman mengatakan, sebelum memutuskan maju sebagai calon rektor, hanya ada dua pilihan yang dipertimbangkan, yakni tetap tidak mencalonkan diri atau maju sebagai peserta Pilrek. Namun, ia menilai kedua kondisi tersebut tetap berpotensi menyeret dirinya dalam berbagai kepentingan.
Ia mengungkapkan, selama proses tersebut dirinya menerima berbagai tekanan agar mengarahkan dukungan kepada calon tertentu. Karena itu, keputusan maju dinilai menjadi cara terbaik untuk menjaga independensi dan menghindari keberpihakan.
“Mungkin cuma sedikit orang yang tahu, saya itu sebenarnya mendapatkan tekanan berbagai macam untuk mengarahkan dukungan terhadap satu dua calon. Nah, saya untuk menepis dorongan itu atau tekanan-tekanan itu, saya harus maju,” ujar Herman.
Ia menambahkan, setelah resmi menjadi bakal calon rektor nomor urut 3, berbagai tekanan tersebut secara otomatis tidak lagi memiliki ruang untuk memengaruhi sikapnya. Baginya, keputusan maju merupakan bentuk konsistensi terhadap prinsip yang selama ini dipegang.
“Dengan saya maju, tidak mungkin saya dipengaruhi untuk mendukung yang lain. Itu prinsip yang saya pegang,” katanya.
Selain menjelaskan alasan pencalonannya, Herman juga menyinggung materi visi, misi, dan program kerja yang dipaparkan di hadapan anggota senat. Menurutnya, masyarakat kampus dapat menilai bukan hanya dari janji, tetapi juga dari rekam jejak yang telah ditunjukkan selama menjabat sebagai Plt Rektor UHO.
Ia menyebut sejumlah program telah mulai dijalankan, mulai dari penguatan kolaborasi, pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), percepatan pengembangan guru besar, hingga pembenahan bidang kemahasiswaan. Meski belum seluruhnya selesai, ia memastikan fondasi program tersebut telah dibangun.
“Apa yang saya sudah lakukan walaupun dalam waktu yang singkat, itu yang saya tunjukkan. Walaupun belum terselesaikan, saya sudah mulai,” ungkapnya.
Herman menegaskan, salah satu alasan utama dirinya maju sebagai bakal calon rektor nomor urut 3 adalah keinginan untuk menuntaskan berbagai program yang telah dirintis. Menurutnya, sejumlah agenda strategis membutuhkan waktu lebih panjang agar hasilnya dapat dirasakan secara optimal oleh sivitas akademika.
“Hal yang saya sudah mulai harus saya tuntaskan. Karena kalau satu tahun tidak bisa tuntas, tentu membutuhkan waktu yang lebih panjang,” tutup Herman usai sesi wawancara di Auditorium Mokodompit UHO.
Laporan: Andi Mahfud

10 hours ago
8

















































