Siska Karina Imran Dorong Produk UMKM Kendari Tembus Mal, Hotel, hingga Pasar Internasional

1 day ago 13

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pemerintah Kota Kendari terus mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai pilar utama ekonomi daerah. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pembukaan Expo dan Bazar UMKM 2026 yang digelar di Pelataran Kantor UPTD PLUT UMKM Kota Kendari, kawasan Kolam Retensi Boulevard Lepo-Lepo, Senin (22/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 22 hingga 25 Juni 2026 itu secara resmi dibuka oleh Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM. Expo dan bazar tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional Tahun 2026.

Ratusan pengusaha UMKM dari berbagai wilayah Kota Kendari turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Selain menjadi ajang promosi produk lokal, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperluas akses pasar dan memperkuat daya saing usaha masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari menegaskan bahwa kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur maupun angka pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, kesejahteraan masyarakat menjadi indikator penting dalam pembangunan daerah.

“Di sinilah UMKM memegang peran strategis sebagai simbol kemandirian ekonomi, ruang kreativitas, dan penggerak utama ekonomi kerakyatan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Wali Kota.

Siska Karina Imran mengatakan, setiap produk yang dipamerkan dalam expo tersebut menyimpan kisah perjuangan para pengusaha UMKM yang membangun usahanya dari berbagai keterbatasan. Karena itu, ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh pengusaha UMKM yang terus bertahan dan berkembang.

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga menjelaskan penggunaan istilah “pengusaha UMKM” sebagai bentuk penghormatan kepada para pemilik usaha. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Menteri UMKM agar tidak lagi menggunakan istilah “pelaku” yang dinilai memiliki konotasi kurang tepat.

Lebih lanjut, ia menyebut Expo dan Bazar UMKM merupakan panggung kebanggaan bagi karya anak daerah sekaligus wadah untuk memperluas jejaring usaha, kreativitas, inovasi, dan peluang pasar.

“Saya ingin produk UMKM Kota Kendari tidak hanya memenuhi etalase hari ini, tetapi juga menguasai pusat perbelanjaan, hotel, restoran, hingga menembus marketplace digital nasional maupun internasional,” katanya.

Menurutnya, posisi Kota Kendari yang semakin dikenal di tingkat internasional membuka peluang besar bagi pengembangan produk UMKM. Salah satunya melalui kerja sama antara Kota Kendari dan Kota Yiwu, Tiongkok, yang diharapkan dapat memperluas akses pemasaran produk lokal ke pasar yang lebih luas.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMKM Kota Kendari, Syarifuddin, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Kementerian UMKM dalam rangka memperingati Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional yang dilaksanakan serentak pada 22–25 Juni 2026. Tahun ini mengusung tema “UMKM Terkoneksi, Tumbuh Berinovasi” yang menekankan pentingnya konektivitas dengan pasar, pembiayaan, digitalisasi, dan rantai pasok.

“Kalau sebelumnya kita mengusung tema sinergi dan kolaborasi, maka pada Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional tahun ini ditambah dengan inovasi. Jadi semangatnya adalah Sinergi, Kolaborasi, dan Inovasi,” jelasnya. Pada kegiatan tersebut, Wali Kota Kendari juga menyerahkan bantuan modal usaha serta piagam penghargaan kepada sejumlah pengusaha UMKM teladan. Kegiatan turut dihadiri Wakil Wali Kota Kendari, Sekretaris Daerah Kota Kendari, unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, lurah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|