SULTRAKINI.COM: KONAWE – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat ditunjukkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler UIN Kendari Posko 3 dengan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga Desa Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Bokori tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Warga tidak hanya memperoleh pemeriksaan kesehatan, tetapi juga bisa berkonsultasi langsung dengan tenaga medis mengenai kondisi yang mereka alami.
Dalam kegiatan itu, mahasiswa KKN menggandeng tiga dokter yang berasal dari RS Hermina Kendari, RS Aliyah II Kendari, serta Puskesmas Lameuru, Ranomeeto. Kehadiran para tenaga medis tersebut membuat layanan kesehatan dapat diberikan secara langsung kepada masyarakat.
Sejumlah layanan disiapkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari pemeriksaan gula darah dan asam urat, konsultasi kesehatan, hingga edukasi mengenai pola hidup sehat. Warga yang berdasarkan hasil pemeriksaan membutuhkan penanganan juga mendapatkan pengobatan.
Sekretaris Desa Bokori, Rusdin, S.Kom., menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif mahasiswa KKN UIN Kendari. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki keunggulan karena tidak sebatas melakukan pemeriksaan, tetapi menghadirkan dokter sekaligus layanan pengobatan bagi masyarakat.
“Pemeriksaan kesehatan gratis dari mahasiswa KKN UIN Kendari menjadi berbeda karena mendatangkan dokter secara langsung. Tidak hanya pemeriksaan, tetapi juga ada pengobatan bagi warga yang membutuhkan,” ujar Rusdin.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Posko 3, Anita Rezki, M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan warga di lokasi pengabdian. Menurutnya, keterbatasan UIN Kendari yang belum memiliki program studi kesehatan tidak menjadi penghalang bagi mahasiswa untuk berkontribusi.
“Kegiatan ini juga sejalan dengan program KKN UIN Kendari yang mengintegrasikan pengabdian dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Mahasiswa berupaya meningkatkan kesadaran sekaligus akses masyarakat terhadap layanan kesehatan,” ungkap Anita.
Koordinator Desa (Kordes) KKN Posko 3, La Ode Muhammad Irwan, mengatakan program tersebut dirancang agar masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang mudah diakses sekaligus memahami pentingnya menjaga kondisi tubuh. Ia berharap kehadiran mahasiswa selama menjalankan KKN benar-benar memberikan dampak yang dapat dirasakan warga.
“Kami ingin kehadiran kami di masyarakat memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh mereka. Melalui pemeriksaan dan edukasi kesehatan ini, kami berharap warga semakin peduli terhadap kondisi kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat,” jelasnya.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN UIN Kendari memperkuat pengabdian kepada masyarakat melalui kolaborasi dengan tenaga medis dan pemerintah desa. Mahasiswa berharap program serupa dapat mendorong warga Desa Bokori lebih rutin memantau kesehatan serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Laporan: Andi Mahfud

6 hours ago
2

















































